TELUK SUNGKAI, INHU, MNP – Hamparan persawahan seluas 78 hektare di Desa Teluk Sungkai, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Hal itu terungkap saat Wakil Bupati Indragiri Hulu, Ir. H. Hendrizal, M.Si., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke kawasan persawahan Desa Teluk Sungkai, Kamis (11/06/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Inhu Zulfahmi Adrian, Camat Kuala Cenaku Muhammad Alfian, S.IP, Danposramil Kuala Cenaku Serma Suroso, Babinsa Desa Teluk Sungkai Koptu Mukhlis, Bhabinkamtibmas Desa Teluk Sungkai Brigpol Andika Candra, Kepala Desa Teluk Sungkai Rosmizar, Kepala Desa Rawa Sekip Darsih, Kepala Desa Tanjung Sari Rasimun, perangkat desa, kepala dusun, RW, RT, serta sejumlah kelompok tani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dialog bersama pemerintah daerah, para petani menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini menjadi hambatan peningkatan produksi padi.
Samirin, salah seorang perwakilan kelompok tani, mengeluhkan serangan hama tikus dan burung yang kerap mengancam tanaman padi menjelang masa panen.
“Setiap musim tanam kami selalu menghadapi serangan tikus dan burung. Ini sangat mempengaruhi hasil panen petani,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan Wahyudi, anggota kelompok tani lainnya. Selain persoalan hama burung, ia menyoroti kondisi saluran irigasi yang dinilai perlu segera dinormalisasi agar kebutuhan air sawah dapat terpenuhi secara optimal.
“Kami berharap pemerintah dapat membantu perbaikan dan normalisasi saluran irigasi. Selain itu, kami juga membutuhkan alat bajak dan alat panen untuk mendukung pekerjaan petani,” katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Inhu Ir. H. Hendrizal, M.Si. menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan nyata kepada petani.
Ia berjanji akan mengupayakan bantuan berupa alat pertanian, alat panen, bajak sawah, pompa air, jaring penghalau burung, serta racun tikus guna meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kami ingin petani di Kuala Cenaku semakin maju. Pemerintah daerah akan berupaya membantu kebutuhan yang memang menjadi prioritas agar hasil pertanian terus meningkat,” tegas Hendrizal.
Ia juga mengimbau kelompok tani di Desa Teluk Sungkai dan Desa Rawa Sekip untuk menerapkan pola tanam serentak. Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk mengendalikan serangan hama sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan.
“Wilayah persawahan ini merupakan satu hamparan yang sangat luas, mencapai 78 hektare dan menjadi yang terbesar di Kecamatan Kuala Cenaku. Karena itu kawasan ini harus menjadi prioritas kita bersama dalam mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Di hadapan para petani, Hendrizal juga meminta Sekretaris Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hulu untuk segera menindaklanjuti berbagai kebutuhan yang disampaikan masyarakat.
“Kami minta OPD terkait bergerak cepat. Kebutuhan petani harus segera ditangani agar potensi pertanian di kawasan ini dapat berkembang maksimal,” katanya.
Peninjauan tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.
Dengan dukungan sarana produksi, perbaikan infrastruktur irigasi, dan sinergi antara pemerintah serta petani, hamparan sawah Teluk Sungkai diharapkan mampu menjadi sentra produksi padi yang berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan daerah maupun Provinsi Riau.
![]()
Penulis : Jun
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan