TASIKMALAYA, MNP – Menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu amalan yang paling dicintai Allah SWT, sebagaimana sabda Rasulullah SAW kepada Sayyidah Aisyah RA:
“Tidak ada satu amalan yang dikerjakan anak Adam (manusia) pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai Allah dari menyembelih hewan… maka dari itu lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.” (HR. Tirmidzi: 1413 & Ibnu Majah: 3117).
Meneladani hadits tersebut, pada Hari Raya Idul Adha 1447 H, Asep Endang M Syam, anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kembali menunjukkan kepedulian nyatanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menggelar program “Traktir Qurban” yang dikhususkan bagi 11 warga lanjut usia (jompo) kurang mampu yang belum pernah berkurban sama sekali.
Kegiatan mulia ini berlangsung di pelataran Masjid Al-Ilyas, Kampung Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, pada Kamis (28/05/2026).
Kepada awak media, Politisi PKB yang akrab disapa Asep Syam ini mengungkapkan bahwa program sosial ini sudah berjalan rutin setiap tahun dan kini telah memasuki tahun keenam.
“Alhamdulillah, acara rutinan tahunan ini sekarang sudah mencapai tahun keenam. Seperti biasa, untuk para mudlohi (orang yang berkurban) kali ini ada 11 jompo. Kami menetapkan kriteria yang ketat: pertama statusnya janda atau duda, kedua berusia di atas 60 tahun, dan ketiga memang belum pernah berkurban seumur hidupnya,” ujar Asep Syam di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan, aksi nyata ini memiliki misi besar untuk membangun ikatan sosial sekaligus merawat warisan kebaikan dari orang tuanya.
Dikatakan Asep Syam, maksud dan tujuan yang pertama, jelas untuk membangun ikatan sosial antara keluarga besarnya dengan masyarakat.
Kedua, lanjutnya, ini adalah upaya meneruskan tradisi baik di keluarga kami yang dipelopori oleh almarhum orang tua.
“Berpatokan pada hadits Nabi, mudah-mudahan inisiatif ini bisa berkelanjutan. Ini juga ikhtiar kita untuk memberikan ‘kendaraan akhirat’ bagi para jompo tersebut,” tambahnya.
Asep Syam menambahkan bahwa aksi berbagi kurban ini sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Namun, baru sejak tahun 2021 program ini dikemas secara lebih terkonsep dengan nama “Traktir Qurban”.
Untuk tahun ini, wilayah sebaran penerima manfaat mencakup dua kecamatan, yaitu Kecamatan Cipedes dan Kecamatan Indihiang.
Sebelum tahun 2021 pihaknya sudah melakukan kegiatan seperti ini, tapi belum terkonsep dengan matang. Meski begitu, orientasi, maksud, dan tujuannya tetap sama.
“Untuk Idul Adha kali ini, hewan kurban yang disembelih adalah dua ekor sapi untuk total 14 mudlohi. Rinciannya, 3 orang dari anak-anak saya, dan 11 orang lainnya adalah para lansia jompo yang memenuhi kriteria,” pungkas Asep Syam.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan