Niat Berteduh Saat Tahlilan di Kuburan, Seorang Warga Tewas Tersambar Petir

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP Guyuran hujan deras disertai kilatan petir melanda Dukuh Sikentung, Desa Bulu Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menelan korban jiwa.

Dua warga setempat yang sedang berteduh di kompleks kuburan usai melaksanakan Tahlilan tersambar petir, 1 di antaranya tewas dan 1 lainnya dalam kondisi kritis dilarikan ke Rumah sakit.

“Korban meninggal dunia berinisial AR (42), sedangkan satunya M (60) mengalami luka-luka sedang menjalani perawatan medis,” ujar Kasi Humas Polres Pemalang Iptu Suharno,saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya pada Jum’at (15/5).

Lebih lanjut ia menambahkan, kejadian berawal pada saat warga menggelar tahlilan di area Pemakaman umum Dukuh Sikentung, Desa Bulu. Namun pada saat kegiatan berlangsung, cuaca mendadak hujan.

Guyuran hujan deras disertai kilatan petir ini, akhirnya membuat warga membubarkan diri dan mencari tempat berteduh.

Saat itu, tiga warga yakni AR (42), M (60) dan Warsito (42) memilih berteduh di bangunan tempat penyimpanan keranda yang berada di area pemakaman. Dengan harapan hujan segera reda agar segera bisa pulang ke rumah masing-masing,

Nahas, pada saat ketiganya berada di lokasi tersebut, tiba-tiba petir menyambar bangunan dengan suara dentuman keras sehingga mengejutkan warga di sekitar lokasi kejadian.

Sambaran petir itu mengenai AR dan M, sedangkan Warsito berhasil selamat tanpa mengalami luka.

AR dilaporkan meninggal dunia di lokasi akibat luka serius di bagian telinga, sementara M mengalami luka pada bagian bibir dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika untuk mendapatkan penanganan medis, sedangkan korban meninggal dunia akan di makamkan pada hari ini,

“Informasinya korban dimakamkan tadi pagi,di komplek pemakaman Desa, Bulu,Kecamatan Petarukan sekitar pukul 09.00 wib,” tutupnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sasar Peredaran Miras, Polsek Wanaraja Ciduk Penjual Ciu Berkedok Botol Aqua
Bupati Enrekang Tantang Kader IMM Jadi Motor Perjuangan: Enrekang Butuh Otak Cerdas, Bukan Cuma Kritikan
Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate
Mencekam! Tiba-tiba Batu Raksasa Hantam Rumah Warga di Pemalang 
Telkomsel Jelajah Desa Borneo: Memperluas Akses Digital hingga ke Pelosok Negeri
Bikin Heran, Ucapan Milangkala Wali Kota Tasikmalaya Malah Dibanjiri Sindiran dan Kritik
Polres Garut Perketat Pengamanan Wisata, Gereja dan Jalur Liburan Demi Kenyamanan Masyarakat
Perwakilan Kemensos RI Tinjau Rencana Lokasi Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:36 WIB

Sasar Peredaran Miras, Polsek Wanaraja Ciduk Penjual Ciu Berkedok Botol Aqua

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:27 WIB

Bupati Enrekang Tantang Kader IMM Jadi Motor Perjuangan: Enrekang Butuh Otak Cerdas, Bukan Cuma Kritikan

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:51 WIB

Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:46 WIB

Mencekam! Tiba-tiba Batu Raksasa Hantam Rumah Warga di Pemalang 

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:39 WIB

Niat Berteduh Saat Tahlilan di Kuburan, Seorang Warga Tewas Tersambar Petir

Berita Terbaru

Berita terbaru

Mencekam! Tiba-tiba Batu Raksasa Hantam Rumah Warga di Pemalang 

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:46 WIB