PEMALANG, MNP – Guyuran hujan deras disertai kilatan petir melanda Dukuh Sikentung, Desa Bulu Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menelan korban jiwa.
Dua warga setempat yang sedang berteduh di kompleks kuburan usai melaksanakan Tahlilan tersambar petir, 1 di antaranya tewas dan 1 lainnya dalam kondisi kritis dilarikan ke Rumah sakit.
“Korban meninggal dunia berinisial AR (42), sedangkan satunya M (60) mengalami luka-luka sedang menjalani perawatan medis,” ujar Kasi Humas Polres Pemalang Iptu Suharno,saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya pada Jum’at (15/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut ia menambahkan, kejadian berawal pada saat warga menggelar tahlilan di area Pemakaman umum Dukuh Sikentung, Desa Bulu. Namun pada saat kegiatan berlangsung, cuaca mendadak hujan.
Guyuran hujan deras disertai kilatan petir ini, akhirnya membuat warga membubarkan diri dan mencari tempat berteduh.
Saat itu, tiga warga yakni AR (42), M (60) dan Warsito (42) memilih berteduh di bangunan tempat penyimpanan keranda yang berada di area pemakaman. Dengan harapan hujan segera reda agar segera bisa pulang ke rumah masing-masing,
Nahas, pada saat ketiganya berada di lokasi tersebut, tiba-tiba petir menyambar bangunan dengan suara dentuman keras sehingga mengejutkan warga di sekitar lokasi kejadian.
Sambaran petir itu mengenai AR dan M, sedangkan Warsito berhasil selamat tanpa mengalami luka.
AR dilaporkan meninggal dunia di lokasi akibat luka serius di bagian telinga, sementara M mengalami luka pada bagian bibir dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika untuk mendapatkan penanganan medis, sedangkan korban meninggal dunia akan di makamkan pada hari ini,
“Informasinya korban dimakamkan tadi pagi,di komplek pemakaman Desa, Bulu,Kecamatan Petarukan sekitar pukul 09.00 wib,” tutupnya.
![]()
Penulis : Ragil
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan