Genangan Air Masih Hiasi Lantai Terminal Saat Diguyur Hujan Deras, Ada Apa dengan Drainase Terminal Bubulak?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, MNP – Bangkai busuk pasca dilakukannya revitalisasi terminal Bubulak-Kota Bogor, dari APBD tahun anggaran 2025 lalu, sebenarnya mungkin sudah sempat terendus oleh Walikota Bogor, Dedie Rachiem.

Tidak terkecuali pemicu masalah genangan air di lantai terminal, ketika hujan deras turun berdurasi lama. Tapi entah kenapa genangan itu masih saja ada hingga hari ini, saat hujan deras durasi lama kembali turun, Jum’at Sore (1/5/2026).

Padahal, berdasarkan info dari pengurus terminalnya, sudah dilakukan observasi (pengecekan yang disertai perbaikan) di sekitar lokasi genangan yang dimaksud.

Hal tersebut dilakukan oleh pihak pengembang proyek revitalisasinya, didampingi pihak UPTD terminal Dinas Perhubungan Kota Bogor, pada Senin (20/4/2026).

Sekedar untuk diketahui bersama, serta menolak penyakit tidak tahu. Berikut ini ada info edukatif terkait Site Plan Drainase terminal Bubulak.

Site Plan Drainase di dalam dan di keliling terminal, pada proyek revitalisasi Terminal Bubulak Kota Bogor, idealnya mencakup penataan serta perbaikannya, secara menyeluruh.

Begitu pula di posisi areal tengah terminal. Pentingnya proses dari pembangunan drainase, di areal proyek revitalisasinya tersebut antara lain, untuk mengatasi beragam permasalahan air, salah satunya genangan air yang dipicu oleh hujan lebat dalam durasi lama.

Selain itu, juga untuk dapat memastikan kualitas beton pada Lantai Terminal tetap terjaga dengan baik, sesuai fungsinya.

Demikian uraian penjelasan pihak Penyedia Jasa pada proyek tersebut, yang bernama Jun, kepada media ini, ketika dipertanya kan perihal spesifikasi juga site plan drainase di proyek nya itu, Senin (3/11/2025) lalu.

Ketika ditemukan size Box Cover yang sedang dipasang untuk drainase baru, itu lebih besar dari size Uditch di jalur drainase existingnya (jalur drainase yang lama), yang lebih kecil size nya dari Box cover, dan posisi dasar drainase baru lebih rendah dari drainase existingnya.

Kondisi konstruksi seperti itu beresiko memicu ketimpangan fungsi, antara kapasitas tampung dengan daya limpah debit air, antar drainase yang beda ukuran itu.

Padahal itu sangat jelas bahwa, pekerjaan drainase tersebut merupakan bagian integral proyek revitalisasi yang lebih luas. Mencakup betonisasi halaman utama terminal, lalu penambahan median jalan, peningkatan kuantitas dan kualitas bagi pencahayaan/penerangan, disertai pula pembangunan fasilitas Toilet Umum untuk sekitar areal terminal, yang merupakan elaborasi antar itemnya tersebut.

Tujuan utama dari Site Plan drainase itu bertujuan amat jelas, yakni guna mencegah terbentuknya genangan air di lantai terminal, terutama saat hujan lebat turun, yang bisa mengganggu beragam aktivitas transportasi, serta mempercepat kerusakan di lantai terminal itu sendiri.

Adapun langkah-langkah yang sebaiknya ditempuh oleh penyedia jasa proyek tersebut, dapat menempuh beberapa tahapan metode, termasuk penataan ulang Saluran Drainase.

Itu amat perlu mereka lakukan, guna memastikan fungsi saluran drainase, berfungsi dengan baik dan memiliki kapasitas memadai buat mengalirkan genangan air lebih optimal, tanpa bantuan pompa atau pun alat bantu penyedot air lainnya, untuk menyurutkan genangan air.

Lalu perbaikan saluran air, memperbaiki drainase yang rusak atau tersumbat untuk memastikan aliran air yang lancar. Hal itu penting agar terjalin integrasi Betonisasi Saluran (Drainase), dengan Betonisasi Lantai Terminal, untuk memastikan kualitas betonisasi itu tetap terjaga.

Kemudian Penataan Areal, Areal di sekitaran drainase juga harus ditata agar lebih terawat serta nampak rapi. Dengan adanya site plan itu, drainase yang baik tadi bukan sekedar harapan tidak berwujud, tetapi dipastikan akan mewujudkan harapan baik tadi menjadi sebuah kenyataan.

Dengan demikian, kondisi terminal menjadi lebih baik serta terasa nyaman, aman dan menarik animo positif dari para pengguna jasanya, karena tidak lagi diganggu genangan air tadi. Begitu pun dengan kualitas dari betonisasi di lantai terminalnya, dipastikan akan lebih tahan lama karenanya.

Terkait durasi pengerjaan di proyek revitalisasi tersebut, termasuk untuk pengerjaan drainase, ditargetkan harus rampung dalam waktu lima bulan, sehingga diharapkan sejak awal tahun 2026 kini, halaman utama di terminal Bubulak ini sudah lebih rapi dan layak untuk digunakan. Tetapi kenyataan yang kini terjadi, jauh dari ekspektasi banyak pihak.

Melencengnya ekspektasi para pengguna jasanya itu, ternyata tembus ke Telinga Walikota Bogor, Dedi A. Rachiem, hingga membuat nya melakukan peninjauan dengan sidak nya bersama rombongan, ke terminal itu beberapa jam jelang tahun baru tiba. Dibarengi dengan penanaman simbolik bibit – bibit pohon di area terminal, didampingi kepala terminal Bubulak, Sumardono, Rabu (31/12/2025) yang lalu.

Didapatkan informasi saat itu, Walikota menginstruksikan ke pengurus terminal, serta pihak terkait dari Dishub Kota Bogor, segera meminta pihak penyedia jasa proyek tersebut untuk melakukan pembongkaran, serta perbaikan terhadap titik pemicu genangan air di area terminal. Baik yang berada di lantai maupun di bagian dalam drainasenya itu sendiri. Itu agar tak lagi ada gangguan, terhadap dinamika transaksi usaha transportasi publik, serta berbagai usaha lainnya, di areal terminal Bubulak.

Tetapi sangat disayangkan, tidak seorang pun pihak penyedia jasa proyeknya, yang dapat dikonfirmasi media ini, bahkan hingga beritanya ini diturunkan.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Jeritan Buruh Pemalang di Hari Buruh: Gaji Habis Buat Kosan, Pemerintah Enggan Beri Keterangan
Hari Jadi ke-163, Bupati Jeneponto Beberkan Capaian: Ekonomi Tumbuh 6,59% hingga IPM Tembus 70,25
PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi
Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan
Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan
Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel
Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global
Perangi Narkoba, Satresnarkoba Polres Pakpak Bharat Ringkus Seorang Petani Pemilik Sabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:54 WIB

Genangan Air Masih Hiasi Lantai Terminal Saat Diguyur Hujan Deras, Ada Apa dengan Drainase Terminal Bubulak?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:35 WIB

Jeritan Buruh Pemalang di Hari Buruh: Gaji Habis Buat Kosan, Pemerintah Enggan Beri Keterangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:14 WIB

Hari Jadi ke-163, Bupati Jeneponto Beberkan Capaian: Ekonomi Tumbuh 6,59% hingga IPM Tembus 70,25

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:23 WIB

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:23 WIB

Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan

Berita Terbaru