BARITO TIMUR, MNP — Ambruknya Jalan Gang Tabuk Tadam di Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah.
Akses vital yang berada di tepian Sungai Karau itu kini dalam kondisi kritis, dengan bagian pinggir jalan longsor dan mengancam keselamatan warga yang melintas setiap hari.
Kerusakan ini bukan sekadar persoalan infrastruktur biasa. Letaknya yang berada di bantaran sungai membuat jalan tersebut sangat rentan terhadap pengikisan tanah, terutama saat curah hujan tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan warga menunjukkan kondisi jalan terus mengalami penurunan, menandakan potensi longsor susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Uji, warga Gang Tabuk Dalam, menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan urat nadi aktivitas masyarakat. Namun kini, setiap orang yang melintas harus berjibaku dengan risiko.
“Setiap hari kami lewat sini. Pinggirnya sudah ambruk, sangat berbahaya, apalagi kalau hujan atau malam hari,” ujarnya beberapa hari lalu.
Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Jika dibiarkan, kerusakan ini berpotensi meluas dan memutus akses sepenuhnya.
Lebih dari itu, ancaman kecelakaan mengintai, terutama bagi anak-anak dan pengendara roda dua.
Desakan pun menguat. Warga meminta pemerintah tidak lagi lamban dan reaktif.
“Kami minta perhatian serius. Jangan tunggu ada korban baru diperbaiki,” tegas Uji.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Timur, Yumail J. Paladuk, menyatakan pihaknya akan segera melakukan penanganan.
“Dalam waktu dekat akan segera kami benahi,” ujarnya singkat.
Namun pernyataan ini justru menjadi sorotan. Pasalnya, janji perbaikan sering kali terdengar, tetapi realisasi di lapangan kerap memakan waktu.
Dalam situasi yang sudah membahayakan seperti ini, publik menuntut tindakan cepat, bukan sekadar respons normatif.
Kondisi Jalan Gang Tabuk Tadam kini menjadi ujian nyata bagi keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan warganya.
Perbaikan darurat hingga penanganan permanen seharusnya segera dilakukan, mengingat fungsi jalan tersebut yang sangat vital.
Jika tidak segera ditangani, bukan hanya infrastruktur yang runtuh—kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah pun ikut tergerus.
![]()
Penulis : Yulius Yartono
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan