Warga Dua Kampung Kerja Bakti Perbaiki Jalan Rusak, Demi Keselamatan dan Kelancaran Aktivitas Warga

Senin, 30 Maret 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, MNP – Semangat kebersamaan dan masih tingginya kepedulian sosial warga di daerah, terhadap lingkungan sekitar mereka, diperlihatkan oleh warga di Kp. Duren dan Sinar Mulya, Desa Kecamatan Ciomas, Kab. Bogor, pada Sabtu (28/3/2026) lalu.

Puluhan warga dari kedua kampung tersebut kompak bergotong royong, perbaiki jalan rusak yang jadi akses utama penghubung antar wilayah mereka.

Aksi kerja bakti itu dilakukan secara swadaya, guna mengatasi kondisi jalan desa mereka yang rusak parah, dipenuhi lubang jalanan yang riskan mencelakai para pengguna jalan, menghambat ragam aktifitas warga sehari-hari.

Inisiatif perbaikan jalan itu berawal dari keluhan salah seorang warga, pedagang bubur yang mengaku alami kesulitan di saat berkeliling dengan gerobak dagangan atau ketika dirinya hendak mengantarkan pesanan ke para pelanggannya, akibat kondisi jalanan yang rusak parah tersebut.

“Jalan ini memang sudah lama rusak, jadi kami yang merasakan dampaknya ini yang langsung berinisiatif, dengan menggelar gotong royong secara berswadaya memperbaikinya, Pak.” ujar pedagang bubur tersebut, saat ditemui tim media ini di lokasi kegiatan mereka.

Dia menambahkan bahwa kerusakan jalan itu sering membuat bubur dagangan nya tumpah dan membuat terlambat pendistribusian pesanan buburnya ke para pelanggan yang memesan secara COD.

“Jika jalan ini tidak segera diperbaiki, ya repot Pak. Dagangan kami yang riskan kena resikonya seperti yang disebutkan itu tadi Pak, itu karena kondisi jalan yang sangat buruk itu Pak,” lanjutnya.

Kegiatan gotong royong itu dimulai sejak pagi, dengan melibatkan berbagai unsur warga masyarakat sekitar, mulai dari para pedagang, hingga para pemuda serta tokoh masyarakat, disertai para orang tua mereka dari kedua wilayah kampung tersebut.

Meskipun hanya menggunakan peralatan seadanya, seperti cangkul, sekop, dan gerobak, warga bahu-membahu bersihkan jalan, menutupi lubangnya dengan batuan dan tanah, meratakan permukaannya agar kembali aman dilalui, baik oleh masyarakat dari sekitar wilayah itu maupun yang hanya melintas.

Salah seorang warga dari Sinarmulya yang ikut serta dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa proses perbaikan tadi, merupakan wujud kepedulian bersama terhadap fasilitas umum, yang selama ini kurang mendapat perhatian pihak berwenang terkaitnya.

“Ini jalan utama kami, Pak. Kalau bukan Kami ini yang bergerak, mau ngandalkan atau menunggu diperbaiki siapa lagi ? Ya, meskipun hanya bersifat sementara, tapi setidaknya bisa bantu meminimalisir resiko buruk bagi ragam aktivitas warga sini, dan mobilitas kembali menjadi lancar,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pedagang lainnya, yang meminta tak disebutkan identitasnya, menjelaskan bahwa, kondisi jalan rusak itu tidak hanya berdampak bagi pedagang saja, tetapi juga ke anak-anak sekolah dan warga yang bekerja di luar kampung tersebut.

“Anak-anak sekolah di sini sering terlambat sekolah, karena kendaraan umum pada tak mau masuk dan mengambil penumpang di sini, kendaraan pribadi pun sering rusak, karena jalan yang rusak dan berlubang. Karena itu Kami berharap, dengan kegiatan swadaya Kami seperti ini setelahnya nanti, dapat perhatian dari pihak terkait, mendapatkan perbaikan yang permanen,” ungkapnya.

Warga berharap, upayanya itu dapat menjadi stimulasi perhatian, dari pemerintah daerah setempatnya, agar segera lakukan perbaikan menyeluruh dan permanen (bukan sekedar ditambal sulam).

Hal itu mengingat betapa pentingnya, akses infrastruktur (ruas jalan) yang layak, itu merupakan kebutuhan pendukung bagi Dinamika Sosial-Ekonomi dan Kesejahteraan warga masyarakat.

Meski dilakukan dengan segala keterbatasan tadi, kegiatan gotong royong itu menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan di masyarakat pedesaan itu masih terjaga dengan kuat.

Karena selain memperbaiki jalan tadi, kegiatan itu juga bisa semakin mempererat hubungan (dalam interaksi sosial), antar warga kedua kampung tersebut, bahkan menjadi contoh positif bagi warga luar wilayah mereka juga.

Dengan adanya perbaikan sementara jalan itu, warga di kedua wilayah berharap bisa memulihkan aktivitas sehari-hari mereka semua, termasuk distribusi barang dan mobilitas warga, dapat berjalan lancar lagi, sambil tetap menunggu perbaikan permanen jangka panjang, dari pemerintah daerah.

Loading

Penulis : Asep Didi/Tim

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 
Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi

Berita Terbaru