Area Danau Kajang Terancam Ekspansi Sawit, Kades Wuran Minta Perusahaan Jangan “Main Masuk”

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BARITO TIMUR, MNP – Rencana masuknya perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Kencana Makmur Sejati ke kawasan Danau Kajang, Desa Wuran, memicu kekhawatiran serius dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Wuran, Minuriantho, dengan tegas menyatakan keberatannya terhadap langkah perusahaan yang dinilai belum melakukan sosialisasi kepada warga.

Ia menegaskan bahwa setiap bentuk aktivitas investasi di wilayah desa wajib melalui mekanisme yang jelas, termasuk meminta persetujuan masyarakat.

“Perusahaan jangan seenaknya masuk wilayah desa tanpa permisi. Harus ada sosialisasi terlebih dahulu dan persetujuan masyarakat,” tegas Minuriantho, Jumat (27/3/2026).

Dijelaskan Minuriantho,kawasan Danau Kajang sendiri bukan sekadar lahan biasa. Area tersebut selama ini menjadi sumber penghidupan utama bagi warga, khususnya nelayan dan petani yang menggantungkan hidup dari hasil perairan dan ekosistem sekitar danau.

Jika eksploitasi perkebunan sawit tetap dipaksakan tanpa kajian dan kesepakatan bersama, dikhawatirkan akan berdampak langsung terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat lokal serta merusak keseimbangan lingkungan di kawasan tersebut.

Meski demikian, Minuriantho menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup diri terhadap investasi. Namun, ia menekankan bahwa seluruh proses harus transparan dan melibatkan semua elemen masyarakat.

“Intinya kami tidak melarang perusahaan masuk, asalkan disetujui oleh masyarakat. Jangan sampai masyarakat hanya jadi penonton di tanah sendiri,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT. Kencana Makmur Sejati terkait rencana aktivitas di wilayah tersebut.

Situasi ini pun berpotensi memicu konflik jika tidak segera ditangani dengan pendekatan dialog dan keterbukaan.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil
6 Tahun Konsisten, Politisi PKB Asep Endang M Syam Kembali ‘Traktir Qurban’ untuk Lansia Jompo
Saat Prajurit Berbagi Kebahagiaan: Idul Adha Kodim 0612/Tasikmalaya Penuh Makna dan Kepedulian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Ilustrasi

Berita terbaru

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB