TASIKMALAYA, MNP – Memasuki H-2 menjelang Hari Raya Idulfitri, arus lalu lintas di Jalan AH Nasution, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, terpantau mengalami kepadatan yang cukup signifikan, Kamis 19/03/2026.
Kondisi ini terlihat dari meningkatnya volume kendaraan yang melintas di jalur tersebut sejak pagi hingga sore hari, dengan antrean panjang kendaraan yang bergerak perlahan di kedua arah.
Kepadatan terjadi baik dari arah Singaparna menuju pusat Kota Tasikmalaya maupun dari arah sebaliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendaraan roda dua dan roda empat mendominasi arus lalu lintas, sementara kendaraan angkutan barang juga masih terlihat melintas di jalur tersebut.
Laju kendaraan yang melambat membuat arus lalu lintas hanya bisa bergerak dengan kecepatan rendah, bahkan di beberapa titik terlihat tersendat dan nyaris berhenti.
Sepanjang ruas Jalan AH Nasution, antrean kendaraan tampak mengular hingga beberapa ratus meter.
Kondisi padat merayap ini menyebabkan waktu tempuh menjadi lebih lama dibandingkan hari biasa.
Para pengguna jalan harus lebih bersabar karena pergerakan kendaraan yang tidak stabil, dengan pola berhenti dan berjalan secara bergantian.
Selain tingginya volume kendaraan, kepadatan lalu lintas juga dipengaruhi oleh aktivitas masyarakat di sekitar jalan.
Sejumlah kendaraan terlihat keluar-masuk dari gang permukiman, pusat perbelanjaan, serta area usaha warga yang berada di sepanjang jalan tersebut.
Hal ini turut memperlambat arus kendaraan di jalur utama, terutama pada titik-titik yang memiliki akses langsung ke kawasan padat aktivitas.
Di beberapa titik, penyempitan jalan akibat parkir kendaraan di bahu jalan juga memperparah kondisi lalu lintas.
Kendaraan yang berhenti sementara di pinggir jalan membuat ruang gerak kendaraan lain menjadi terbatas, sehingga memperlambat arus kendaraan yang melintas.
Kondisi ini merupakan fenomena yang kerap terjadi menjelang Lebaran, di mana mobilitas masyarakat mengalami peningkatan cukup tinggi.
Jalan AH Nasution sendiri merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan wilayah Kabupaten Tasikmalaya, khususnya Singaparna, dengan pusat Kota Tasikmalaya.
Jalur ini juga menjadi akses alternatif bagi para pemudik yang melintas di wilayah selatan Jawa Barat.
Peningkatan aktivitas masyarakat untuk berbelanja kebutuhan Lebaran, bersilaturahmi, serta perjalanan mudik turut menjadi faktor utama bertambahnya volume kendaraan.
Selain itu, banyaknya kendaraan dari luar daerah yang melintas juga ikut memadati jalur tersebut.
Hingga sore hari, kondisi lalu lintas di Jalan AH Nasution masih terpantau padat merayap. Antrean kendaraan terlihat belum sepenuhnya terurai, terutama pada jam-jam sibuk.
Situasi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga mendekati Hari Raya, seiring dengan terus meningkatnya pergerakan.
![]()
Penulis : Soni
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan