Menyambung Asa di Pelosok Cibalong, Jembatan Leuwigede Mudahkan Akses Pendidikan dan Ekonomi

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Di Desa Cisempur, Kecamatan Cibalong, sebuah perubahan perlahan mengubah cerita lama masyarakat, Senin (16/03/2026).

Dulu, aliran sungai sering menjadi batas yang memperlambat aktivitas warga. Kini, di atasnya berdiri kokoh Jembatan Leuwigede sebuah penghubung baru yang menghadirkan harapan bagi masyarakat di wilayah selatan Tasikmalaya.

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program strategis nasional 218 Titik Jembatan Garuda yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk membuka akses wilayah-wilayah terpencil dan memperkuat konektivitas antar daerah di Indonesia.

Di balik berdirinya jembatan tersebut, terdapat peran nyata prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya yang terjun langsung membantu proses pembangunan di lapangan.

Bagi para prajurit TNI, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bagian dari pengabdian dalam menghadirkan kemudahan bagi masyarakat.

Medan yang dulunya dikenal menantang kini mulai berubah. Jalur yang sebelumnya berisiko kini menjadi akses yang lebih aman bagi warga untuk melintas.

Anak-anak sekolah dapat menuju tempat belajar dengan lebih mudah, aktivitas sosial masyarakat menjadi lebih lancar, dan para petani kini memiliki jalur distribusi yang lebih efektif untuk membawa hasil bumi mereka.

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Leuwigede merupakan hasil dari sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI dalam menghadirkan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Jembatan ini diharapkan menjadi urat nadi baru bagi masyarakat, khususnya bagi para petani dan pelaku usaha lokal dalam memperlancar distribusi hasil bumi. Akses yang baik akan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat serta jajaran TNI yang telah berperan aktif dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok.

Menurutnya, program Jembatan Garuda menjadi bukti nyata bahwa pembangunan nasional tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi juga menjangkau desa-desa yang membutuhkan akses untuk berkembang.

Kini, Jembatan Leuwigede bukan sekadar bangunan penghubung. Ia menjadi simbol perubahan di selatan Tasikmalaya sebuah tanda bahwa negara hadir, TNI bekerja bersama rakyat, dan desa-desa terus bergerak menuju masa depan yang lebih terbuka.

Loading

Penulis : Momon

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding
HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas
17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?
Geger Penemuan Bayi di Perum Mutiara Citra, Polisi Buru Pelaku Pembuangan
Penganiayaan Berdarah di Cisompet Garut, Kakek 74 Tahun Meninggal Dunia
Irvan Fauzi Ass, Apt, “Unang Preman Pensiun” Maju di Pilkades Sayang 2026
Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
Jaga Marwah Lembaga, Ketum DAD Bartim Minta Penyelesaian Sengketa Lahan Sesuai Koridor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:43 WIB

Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding

Rabu, 2 September 2026 - 19:09 WIB

HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 15:16 WIB

17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?

Rabu, 2 September 2026 - 14:20 WIB

Geger Penemuan Bayi di Perum Mutiara Citra, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Rabu, 2 September 2026 - 13:24 WIB

Penganiayaan Berdarah di Cisompet Garut, Kakek 74 Tahun Meninggal Dunia

Berita Terbaru