Penyaluran BLT DD 2026 di Desa Sidodadi: 12 KPM Terima Bantuan Rp900 Ribu untuk Tiga Bulan

Senin, 16 Maret 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOMULYO, MNP – Pemerintah Desa Sidodadi, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026 kepada warga yang berhak menerima manfaat.

Penyaluran bantuan tersebut diberikan kepada 12 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk periode tiga bulan, mulai Januari hingga Maret 2026.

Kegiatan penyaluran BLT-DD berlangsung di Desa Sidodadi dan dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintah serta masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sidomulyo Fran Sinatra Adung, Kepala Desa Sidodadi Sigig Edi Lukman, SE.MM, Ketua BPD Jasudi, para kepala dusun (kadus), koordinator kecamatan (korcam) Sidomulyo, serta para KPM penerima bantuan.

Dalam penyaluran tersebut, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan. Karena disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, maka setiap keluarga menerima Rp900.000.

Kepala Desa Sidodadi, Sigig Edi Lukman, SE.MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses penetapan KPM tahun ini tidaklah mudah.

Hal itu disebabkan oleh keterbatasan anggaran dana desa untuk program BLT-DD yang mengalami pemangkasan.

Menurutnya, pemerintah desa harus benar-benar selektif dalam menentukan penerima bantuan agar bantuan tersebut tepat sasaran.

“Tahun ini sangat sulit bagi kami untuk memilah dan memilih KPM yang ditetapkan sebagai penerima BLT-DD. Hal ini karena anggaran dana desa untuk program ini sudah banyak dipangkas, sehingga yang tersisa hanya sekitar 32 persen dari total dana sebelumnya,” ujar Sigig Edi Lukman.

Ia menjelaskan bahwa karena keterbatasan anggaran tersebut, pemerintah desa hanya mampu mengalokasikan BLT-DD untuk tiga bulan saja dalam satu tahun anggaran 2026.

“BLT-DD tahun ini hanya bisa dianggarkan selama tiga bulan dalam satu tahun, yaitu dari Januari sampai Maret. Ini bukan karena keinginan pemerintah desa, tetapi karena keterbatasan dana yang tersedia,” jelasnya.

Meski demikian, pemerintah desa berharap bantuan tersebut tetap dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi keluarga penerima manfaat yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala desa juga mengingatkan kepada para penerima bantuan agar menggunakan dana tersebut dengan bijak, terlebih saat ini masyarakat tengah menjalani bulan suci Ramadan dan akan segera menyambut Hari Raya Idul Fitri.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban warga kami yang menerima BLT-DD, apalagi saat ini sedang bulan suci Ramadan dan sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Gunakanlah bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan yang benar-benar penting,” pesannya.

Penyaluran BLT-DD ini merupakan salah satu program pemerintah yang bersumber dari Dana Desa, yang bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu agar tetap memiliki daya tahan ekonomi di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi warga penerima manfaat, sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah desa kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah Desa Sidodadi juga menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan berbagai program bantuan secara transparan dan tepat sasaran, meskipun di tengah keterbatasan anggaran yang ada.

Pemerintah desa berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut serta tetap mendukung program-program pembangunan dan pemberdayaan yang dijalankan di desa.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB