Manis dan Ekonomis, Martabak Mini Jadi Incaran Takjil Warga Pemalang

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP Jajanan pembuka puasa atau biasa dikenal dengan sebutan takjil, yang paling dicari oleh warga menjelang waktu berbuka puasa, salah satunya adalah Martabak mini.

Masakan ini menjadi salah satu jajanan favorit buka puasa. Rasanya manis, topping-nya beragam, harganya pun ramah di kantong.

Tidak heran jika peluang usaha martabak mini pada moment Ramadan sangat menjanjikan, bahkan dengan modal kecil, pedagang bisa meraup cuap keuntungan besar.

Menurut Saiful (45) seorang pedagang martabak mini yang mulai merintis usahanya sejak 7 tahun yang lalu Usaha ini bisa dijalankan siapa saja, baik ibu rumah tangga, pelajar, maupun karyawan yang ingin menambah penghasilan.

“Hanya bermodalkan gerobak kecil atau pakai motor makanan kecil ini bisa dipasarkan di berbagai cuaca maupun di segala lokasi, seperti sekolah SD, SMP, atau di area sekitar perumahan, apalagi pada moment Ramadan seperti ini,” ujar Saiful ketika ditemui di tempat jualannya, pertigaan jalan Tambora, kelurahan Mulyoharjo Pemalang,pada Kamis (12/3).

Menurut mantan pedagang Martabak besar di Jakarta ini, ada beberapa alasan mengapa bisnis jualan martabak mini tak pernah sepi pembeli. Pertama, karena harga terjangkau untuk semua kalangan.

“Termasuk anak-anak, mereka biasanya hanya membawa uang jajan Rp5.000–Rp15.000 per hari. Dengan harga martabak mini mulai Rp.2500–Rp.5000 per biji, jajanan ini cukup untuk ukuran kantong mereka,” jelasnya.

Kemudian, rasa yang bervariasi, memiliki banyak varian topping, mulai dari coklat meses, keju, kacang, kismis, hingga susu kental manis. Variasi inilah yang membuat anak-anak betah membeli lagi dan lagi.

Dan yang ketiga adalah mudah dibuat. Resep martabak mini sederhana, peralatan yang dibutuhkan pun tidak mahal. Bahkan, satu cetakan martabak mini bisa menghasilkan 7–12 buah sekaligus.

“Alhamdulillah sejak awal puasa, gelar dagangan dari jam 16.00 – 19.00 Wib, saya bisa menghabiskan 6-7 kilogram tepung terigu, kalau di pasar bahkan bisa habis sampai 10 kilogram,” tambah Saiful.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tiga Wisatawan Tenggelam, Satpolairud Polres Garut Sisir Pantai Karangpapak
Mantan Ketua DPRD Andi Nasir: Loyalitas Buta Hanya Melahirkan Kepemimpinan Rapuh
Edukasi Pengelolaan Sampah Organik, KKN STHG Kampanyekan Desa Sadar Hukum di Ciawi
Komitmen Ormas BBC Kota Tasikmalaya, Bermanfaat bagi Masyarakat, Jaga Kondusivitas Daerah
SATLAT Sambong Jaya Mangkubumi Sabet 5 Medali di Kejuaraan Tarung Derajat Piala Ghana
Persiapkan Strata Kepengurusan, DPC PKB Pakpak Bharat Gelar Musyawarah Penataan DPAC
Kejuaraan Gateball PGRI Cibeureum: Melahirkan Atlet Berprestasi Kalangan Pendidik
Cegah Karhutla, Bupati Barito Timur Minta Semua Pihak Bergerak Cepat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tiga Wisatawan Tenggelam, Satpolairud Polres Garut Sisir Pantai Karangpapak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Mantan Ketua DPRD Andi Nasir: Loyalitas Buta Hanya Melahirkan Kepemimpinan Rapuh

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Edukasi Pengelolaan Sampah Organik, KKN STHG Kampanyekan Desa Sadar Hukum di Ciawi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Komitmen Ormas BBC Kota Tasikmalaya, Bermanfaat bagi Masyarakat, Jaga Kondusivitas Daerah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:09 WIB

SATLAT Sambong Jaya Mangkubumi Sabet 5 Medali di Kejuaraan Tarung Derajat Piala Ghana

Berita Terbaru