Berbasis Merit dan Integritas, Puluhan Pegawai Lapas Cipinang Naik Pangkat

Senin, 23 Februari 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MNP Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menyematkan tanda kenaikan pangkat kepada puluhan pegawai dalam upacara yang berlangsung khidmat di Aula Gedung II Lapas Cipinang, Senin (23/2).

Momentum ini ditegaskan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bagian dari strategi penguatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam amanatnya, Wachid menekankan bahwa setiap aparatur sipil negara (ASN) pemasyarakatan harus menjadi motor penggerak kerja nyata Pelayanan PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).

“Kenaikan pangkat adalah amanah sekaligus tanggung jawab yang lebih besar. khususnya dalam membangun birokrasi yang bersih dan melayani. Kita dituntut menunjukkan kinerja nyata dan berintegritas,” tegasnya.

Kepala Bagian Tata Usaha, Lis Susanti, menjelaskan bahwa seluruh proses kenaikan pangkat telah melalui sistem merit yang ketat, mulai dari verifikasi administrasi hingga ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN.

“Sebanyak 21 pegawai menerima kenaikan pangkat. memperoleh percepatan melalui mekanisme Penyesuaian Ijazah. Mereka berhasil meraih gelar sarjana strata satu dan lulus ujian dinas, sehingga memenuhi syarat kenaikan golongan lebih cepat dari masa reguler,” jelas Lis.

Salah satu pegawai yang menerima kenaikan pangkat, Rosi Septiani, menyatakan komitmennya untuk memberikan kontribusi yang lebih maksimal.

“Kenaikan pangkat ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih disiplin, lebih profesional, dan menjaga integritas dalam setiap tugas,” ungkapnya.

Melalui momentum ini, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya memperkuat fondasi reformasi birokrasi melalui pengembangan SDM yang unggul, profesional, dan berintegritas.

Kenaikan pangkat bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan penguatan tanggung jawab untuk menghadirkan pemasyarakatan yang humanis, akuntabel, serta berorientasi pada Kerja Nyata dan Pelayanan PRIMA.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Turun ke Kebun Cabe, Warga Desa Teluk Sungkai Diajak Perkuat Ketahanan Pangan
Warga Kritik Keras Mutasi Bidan Jadi Kasi Kelurahan: ‘Bupati Boroskan Tenaga Medis Saat Rasio Nakes Minim’
Klaim Asuransi Jiwa Debitur Macet, POSPERA Tasikmalaya Tuntut BRI Kembalikan Sertifikat Ahli Waris
Kadisdik Kota Tasikmalaya Apresiasi Nabila Azhara, Siswi SMPN 16 yang Aktif Berdakwah
Dilema Guru Zaman Now: Niat Disiplinkan Siswa, Takut Dipolisikan, Ini Solusi Hukum dari Asep Iwan
Diduga “Dititipkan” di Anggaran 2025, Proyek Jalan Rp400 Juta di Desa Pangkan Memicu Polemik
Bawa Celurit Saat Beraksi, Polsek Candipuro Ringkus Komplotan Curanmor
Wali Kota Tasikmalaya Diminta Turun Tangan, Penanganan Dugaan Raib Mesin Mobil Dinsos Lamban?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:06 WIB

Bhabinkamtibmas Turun ke Kebun Cabe, Warga Desa Teluk Sungkai Diajak Perkuat Ketahanan Pangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:39 WIB

Warga Kritik Keras Mutasi Bidan Jadi Kasi Kelurahan: ‘Bupati Boroskan Tenaga Medis Saat Rasio Nakes Minim’

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:32 WIB

Klaim Asuransi Jiwa Debitur Macet, POSPERA Tasikmalaya Tuntut BRI Kembalikan Sertifikat Ahli Waris

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:59 WIB

Kadisdik Kota Tasikmalaya Apresiasi Nabila Azhara, Siswi SMPN 16 yang Aktif Berdakwah

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:25 WIB

Dilema Guru Zaman Now: Niat Disiplinkan Siswa, Takut Dipolisikan, Ini Solusi Hukum dari Asep Iwan

Berita Terbaru