Slow Respon Pemda Bartim, Warga Dusun Tengah Bakal Lapor KLHK

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Lambannya respons Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur (Bartim) terhadap keluhan kerusakan lingkungan dan dugaan pencemaran membuat warga Dusun Tengah geram.

Salah satu warga, Hermanto, menyatakan akan melaporkan persoalan tersebut langsung ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Hermanto mengungkapkan, keluhan masyarakat terkait aktivitas pertambangan PT.Bartim Coalindo yang diduga menyebabkan kerusakan ekositem serta pencemaran lingkungan telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah daerah.

Namun hingga kini, belum terlihat adanya langkah konkret untuk menindaklanjuti laporan warga.

“Kami sudah menyampaikan keluhan ini sejak lama, baik secara lisan maupun melalui vidio visual kepada pemerintah daeeah setempat. Tapi respon dari Pemda Bartim sangat lambat. Seolah-olah keluhan masyarakat diabaikan,” kata Hermanto, warga Dusun Tengah, Minggu (8/2).

Ia menilai, kerusakan lingkungan yang terjadi semakin parah dan berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, terutama terkait kualitas air dan lingkungan sekitar pemukiman.

Dan yang paling utama lanjut Harmanto, adalah tak terhitung ribuan warga masyarakat ayarat yang masih mengkonsumsi air sungai Karau untuk kebutuhan minum sehari-hari.

“Dengan Kondisi tersebut dinilai membahayakan kesehatan warga jika terus dibiarkan tanpa adanya tindakan tegas dari pemerintah kepada perusahaan PT.Bartim Coalindo,” ujar Hermanto.

Hermanto menyebut, karena tidak adanya kepastian penanganan dari pemerintah daerah, dirinya bersama warga lainnya berencana melaporkan persoalan ini ke KLHK agar mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Kami berharap stelah dilaporkan,KLHK bisa turun langsung dan melakukan penegakan hukum jika ditemukan pelanggaran, lingkungan ,sebab lingkungan dan ekosistem harus diselamatkan,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak  Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga Dusun Tengah tersebut.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG
Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman
Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh
Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat
Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers
IGORNAS Cup Kota Tasikmalaya Resmi Dibuka, Jaring Bibit Atlet SD
Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Bupati Bogor Tinjau Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Pembangunan Drainase Sukamenak Rampung Sesuai Spesifikasi, Warga Sambut Lingkungan Lebih Nyaman

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Kejutan Hari Sumpah Pemuda di Tasikmalaya, Ratusan Mahasiswa Demo, Gerbang DPRD Roboh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Semarak Mangkubumi Fest 2026: Sambut HUT ke-25 Kota Tasikmalaya Lewat Jalan Santai Bersedekah dan Sholawat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Ketum SWI Resmi Buka UKW Zona Kalsel: Cetak Jurnalis Kompeten Sesuai Standar Dewan Pers

Berita Terbaru