Inilah Rentetan Fakta Ruas Jalan Ace Tabrani Sering Celakakan Para Pemotor

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, MNP – Ruas jalan Ace Tabrani wilayah Kecamatan Nanggung, yang tercatat di pemetaan Dinas PUPR Kab. Bogor sebagai ruas jalan Panjaungan – Nanggung – Curug Bitung, khususnya di sepanjang rute ruas Jalan Ace Tabrani sekitar KM 05, tepatnya depan Sekretariat Karang Taruna Desa Parakan Muncang, yang dikabarkan kerap bikin para pemotor terjungkal, karena kondisi badan jalan yang buruk.

Ruas jalan di bawah klaim kewenangan dan tanggung jawab Pemda Kab. Bogor tersebut memang sudah cukup lama dalam kondisi rusak parah, dihiasi lubang jalan yang membahayakan pengguna jalan, khususnya ke para pemotor.

Meskipun sebenarnya ruas jalan tadi secara rutin mendapatkan pemeliharaan, sebagai giat rutin pihak Dinas terkaitnya, tapi hasil pemeliharaannya tak pernah bertahan lama, alias kembali rusak dalam waktu singkat.

Fakta kerusakan tersebut dibuktikan dengan kembali bermunculannya sejumlah lubang jalanan, menganga lebar dan berubah menjadi kubangan saat hujan turun di kawasan tersebut. Miris dan ironisnya, kondisi jalan demikian tadi tidak sekadar dikeluhkan warga, namun kerap jatuhkan korban yang melintasinya.

Berdasarkan arsip Harian wartawan Jurnal Bogor, di 11 Januari 2021 yang lalu, seorang pemotor dikabar kan meninggal dunia akibat kecelakaan, saat berusaha menghindari lubang jalan di lokasi tersebut.

Lima tahun berselang, insiden serupa pun kembali terjadi. Warga Kebon Awi, bernama Ubik Taufik alias Buluk, ikut jadi korban kecelakaan serupa di titik jalan rusak tersebut awal Januari tahun ini.

Menurut kronologinya, yang diceritakan warga di sekitar lokasi kejadian, kecelakaan yang dialami Buluk saat itu, akibat menghindari lubang di badan jalan, lalu terjatuh bersama sepeda motornya, dan mengalami luka cukup serius. Hingga Buluk harus diurus di rumah sakit, demi keselamatan jiwanya, yang menderita luka bagian Kaki, Tangan, Pelipis Mata, serta patah Tulang Rusuk.

“Iya, akibat jatuh dari motor karena menghindari lubang jalan tersebut, Pak. Sampai sekarang Saya belum bisa berjalan, karena luka parah di Kaki dan di Tulang Rusuk Saya ini, Pak,” terang Buluk, ketika dikonfirmasi oleh tim media ini, Jumat (16/1/2026) yang lalu.

Ketua Karang Taruna Kec. Nanggung, Hamdan Yuwafi, ikut angkat bicara. Dirinya mengaku sangat menyayangkan terhadap kondisi jalan kabupaten tersebut, yang terkesan sengaja dibiarkan rusak berlarut-larut.

Menurutnya, selain kerusakan jalannya tadi, minimnya penerangan di sepanjang ruas jalannya, itu pun berpotensi memicu kecelakaan, bagi pengguna jalan yang melintas malam hari.

“Cepet banget itu rusaknya, Kami duga dari kualitasnya itu yang kurang bagus, Pak. Mungkin dari perencanaan hingga teknis konstruksi, di saat pemeliharaannya tadi dilakukan itu kurang bagus, mungkin juga ketersediaan material konstruksi, hingga peralatannya gak memadai itu pun bisa jadi penyebab, kurang bagusnya kualitas konstruksi jalan tadi,” kata Hamdan alias Bung Tole.

Dirinya juga mempertanyakan efektifitas penggunaan anggaran pemeliharaannya itu, yang dinilainya tak lagi memberi dampak positif, sebagai jaminan terhadap keselamatan pengguna jalan, untuk jangka panjang serta berkelanjutan.

Selain jalanan berlubang, Hamdan pun menyoroti kondisi dari tebingan longsor, yang ada di sekitar simpang Kebon Awi. Bahkan, diduga akibat tebingan longsor tersebut, batangan besi di Guardrail (Pelindung/Pengaman Tepi Jalan) jadi menggantung, karena di tebingan tersebut ada penurunan permukaan, yang badan jalannya nyaris amblas.

“Jalanannya sudah sempit, ditambah sekarang ini ada penurunan muka jalan yang riskan amblas atau longsor. Ini sangat berbahaya kalau terus dibiarkan,” jelasnya.

Dirinya pun berharap, agar pemda Kab. Bogor tak lagi hanya lakukan perbaikan dengan cara tambal sulam, melainkan perbaikan jalan secara menyeluruh. Tujuan nya agar akses vital jalanan tersebut tak terus menelan korban, karena kecelakaan.

“Saya pun berharap supaya Pemda Kabupaten Bogor, melakukan cara perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam,” tegasnya.

Pesan moral dari penulis, apa pun yang disampaikan warga diatas tadi, tidak ada sentimentil negatif, apalagi menyalahkan kepada pihak tertentu terkait kondisi ruas jalan tersebut maupun atas kecelakaannya yang terjadi.

Mengingat, Faktor Human Error, hingga kondisi pada kendaraan yang dikendarai, pun bisa saja jadi penyebab terjadinya kecelakaan, bagi para pengguna jalan.

Loading

Penulis : Asep Didi/Tim

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Rangkaian Kunker, Kapolda Jabar Ziarah ke Makam Sunan Godog Garut, Santuni Warga Sekitar
Gabungkan Kreasi Seni dan Pengajian, SMKS Bakti Kusumah – Ponpes Al-Muawanah Peringati Maulid Nabi
Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang
Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru
Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi
19 Kali Beraksi, Polres Garut Ringkus Tiga Pelaku Pembobol Minimarket 
Lima Fraksi DPRD Bartim Setujui Pembahasan Bersama Raperda APBD 2027
DPRD Bartim Gelar Rapat Paripurna, Pemkab Sampaikan Penjelasan Raperda Pendapatan Daerah 2027

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:13 WIB

Rangkaian Kunker, Kapolda Jabar Ziarah ke Makam Sunan Godog Garut, Santuni Warga Sekitar

Sabtu, 12 September 2026 - 10:02 WIB

Gabungkan Kreasi Seni dan Pengajian, SMKS Bakti Kusumah – Ponpes Al-Muawanah Peringati Maulid Nabi

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WIB

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang

Jumat, 11 September 2026 - 17:32 WIB

Penataan PKL Dadaha, Dodo Rosada: Jangan Selesaikan Masalah dengan Masalah Baru

Jumat, 11 September 2026 - 15:27 WIB

Buat Konten Gaya-Gayaan Pakai Celurit, Pria di Garut Berujung Penangkapan Polisi

Berita Terbaru

Barito Timur

Camat Paku Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Simpang Bingkuang

Jumat, 11 Sep 2026 - 22:09 WIB