Tasikmalaya, MNP – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memasuki babak baru dalam penataan birokrasi. Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menggelar rotasi besar-besaran yang melibatkan ratusan aparatur, termasuk perpindahan 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ke posisi strategis yang baru.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja organisasi dan memperbarui dinamika kerja di lingkungan pemerintahan.
Salah satu yang menjadi perhatian publik ialah pergeseran Itang Budianto, yang sebelumnya memimpin Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, kini dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Hukum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pergeseran serupa terjadi pada Asep Gunadi, yang kini menempati kursi Asisten Perekonomian dan Pembangunan menggantikan posisi lamanya sebagai Asisten Administrasi Umum.
Dunia pendidikan juga mengalami perubahan arah setelah Dadan Wardana, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kini diberi tugas baru sebagai Inspektur Daerah.
Di sisi lain, Aam Rahmat Slamet meninggalkan jabatannya di Dinas PUTR dan Lingkungan Hidup, sementara Asep Darisman resmi memimpin Badan Kesbangpol setelah sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Perubahan formasi lainnya diisi oleh Drs Yayat Suryatna, yang bergerak dari posisi Staf Ahli Bupati menjadi Asisten Administrasi Umum, serta M Fuad Abdul Aziz yang kini dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Roni AKs juga menempati pos baru sebagai Kepala Pelaksana BPBD setelah menjabat Kasatpol PP.
Kepala BKPSDM Tasikmalaya, Drs H Iing Farid Khozin, mengungkapkan bahwa proses mutasi dan pelantikan ini melalui tahapan cukup panjang hampir tiga bulan lamanya, termasuk menunggu persetujuan teknis dari Irjen.
Dengan seluruh kelengkapan persyaratan yang kini terpenuhi, BKPSDM bersiap mengisi kursi jabatan lain yang akan ditinggalkan karena pensiun, seperti Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PUTR-LH, dan satu jabatan asisten daerah.
Seluruh proses pengisian jabatan dilakukan secara terbuka melalui My ASN, membuka peluang bagi ASN di seluruh Indonesia.
Di tengah rangkaian rotasi ini, Bupati Cecep turut melantik total 215 pejabat, mulai dari Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional, hingga 168 guru yang kini resmi menjadi kepala sekolah.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa integritas dan profesionalisme harus menjadi fondasi seluruh aparatur, termasuk menjaga etika jabatan serta menolak segala bentuk gratifikasi.
Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan semakin kompleks, sehingga aparatur dituntut mampu beradaptasi, membuka ruang bagi inovasi, serta bekerja dalam semangat kolaboratif.
Pelantikan yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri Wakil Bupati Tasikmalaya, unsur pimpinan DPRD, para kepala perangkat daerah, camat, hingga para kepala sekolah dari berbagai wilayah.
Dengan penyegaran struktur ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap mampu menghadirkan tata kelola yang lebih efektif, responsif, dan membawa pelayanan publik menuju standar yang lebih baik.
![]()
Penulis : SN
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan