Bonus Rp 75 Juta untuk PERSIKOTAS Picu Protes, Cabor Pertina Tuduh Wali Kota dan KONI Diskriminasi

Senin, 8 Desember 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Keputusan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, yang memberikan bonus sebesar Rp50 juta, serta Ketua KONI Kota Tasikmalaya yang memberikan bonus Rp25 juta kepada PERSIKOTAS FC atas prestasi mereka, menuai protes dan kritik dari cabang olahraga (Cabor) lain di bawah naungan KONI Kota Tasikmalaya.

Cabor Tinju/Pertina secara terbuka menyatakan kekecewaannya, menuding adanya diskriminasi apresiasi dari Wali Kota dan Ketua KONI.

Keluhan ini disampaikan oleh Yana Riana atau yang akrab disapa Cibo, salah seorang pengurus Pertina Kota Tasikmalaya.

“Jujur, kami selaku pengurus Pertina Kota Tasikmalaya merasa kecewa atas pilih kasihnya Walikota dan juga Ketua KONI terhadap perlakuan yang berbeda antara Persikotas dan Pertina,” ungkap Yana kepada MNP, Senin (08/12/2025).

Yana menegaskan bahwa Pertina juga telah mengharumkan nama Kota Tasikmalaya dan menyumbangkan medali. Namun, apresiasi yang mereka terima hanya datang dari Kapolres Tasikmalaya.

“Wali Kota beserta Ketua KONI seolah-olah tidak melihat perjuangan dan pengorbanan kami,” tambahnya dengan nada kecewa.

Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Angga Yogaswara, yang juga merupakan pengurus Pertina, turut menanggapi dugaan perlakuan diskriminatif terhadap beberapa Cabor di Kota Tasikmalaya.

Angga menyoroti perjuangan Cabor Tinju yang harus mandiri dalam hal pendanaan. “Kami selalu berjuang dari dana pengurus, dari mulai makan atlet hingga operasional atlet dan pelatihan kami mandiri,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa tuntutan mereka bukan meminta dana operasional, melainkan apresiasi yang seadil-adilnya atas jerih payah dan pengorbanan para atlet dan pelatih yang telah berjuang membawa nama baik daerah.

Tindakan apresiasi yang dinilai berat sebelah tersebut dikhawatirkan mencederai perasaan Cabor lain, khususnya Cabor Tinju, yang juga berprestasi.

Para pengurus berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi Walikota dan KONI untuk ke depannya bisa bersikap adil tanpa adanya diskriminasi dalam pembinaan dan apresiasi di dunia olahraga Kota Tasikmalaya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan
Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan
Paturay Tineung SMKS Krija Bhakti Utama, 294 Siswa Kelas XII Resmi Dilepas
Upacara Harkitnas, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Nasionalisme dan Solidaritas Kebangsaan
Bupati Pakpak Bharat Kunjungi Warga Terdampak Luapan Sungai Lae Sibintoha Desa Kuta Tinggi
Ketua RW 01 Margaluyu Soroti Lambannya Penanganan Kebocoran Pipa SPAM Cibatu
Jelang PPDB, Aliansi Masyarakat Bungursari Desak Kejelasan Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya
“Polisi Sahabat Santri”, Edukasi Santri Madrasah Diniyah Al Huda Tasikmalaya Cegah Kejahatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:23 WIB

Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:14 WIB

Paturay Tineung SMKS Krija Bhakti Utama, 294 Siswa Kelas XII Resmi Dilepas

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:38 WIB

Upacara Harkitnas, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Nasionalisme dan Solidaritas Kebangsaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:28 WIB

Bupati Pakpak Bharat Kunjungi Warga Terdampak Luapan Sungai Lae Sibintoha Desa Kuta Tinggi

Berita Terbaru