Jeneponto, MNP – Sebuah rumah panggung sederhana yang terbuat dari kayu di Kampung Ta’binjai, Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dilaporkan roboh rata dengan tanah pada Senin (17/11/2025). Diduga, insiden ini terjadi karena rumah tersebut sudah tua dan lapuk termakan usia.
Pemilik rumah, Ridwan (60 tahun), yang akrab disapa Diwan, kini hidup sebatang kara. Ia diketahui merupakan seorang yatim piatu, tidak memiliki istri, dan tinggal sendirian.
Pasca kejadian, kondisi Ridwan sangat memprihatinkan. Ia terpaksa menumpang di rumah orang lain dan hanya bisa mengharapkan bantuan makanan sehari-hari karena tidak memiliki harta benda sama sekali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut informasi yang dihimpun media, Ridwan sudah lama mengharapkan bantuan perbaikan rumah, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah dan provinsi, mengingat kondisinya yang serba kekurangan.
Anggota BPD Desa Lentu, Haidir, membenarkan bahwa pihak desa sudah lama berniat membantu perbaikan rumah Ridwan. “Orang ini sudah lama ingin dibantu perbaikan rumah, hanya terkendala biaya uang jasa perbaikan tukang,” kata Haidir.
Haidir membantah bahwa Ridwan tidak diperhatikan pemerintah setempat, sebab ia selalu mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa dan bantuan sosial lainnya.
Saat ditemui media, Ridwan menceritakan detik-detik mengerikan insiden robohnya rumah. Ia sedang bersiap untuk tidur malam sekitar pukul 21.00 WITA.
“Sekitar jam 9 malam ada bunyi, lalu saya menghindar ke belakang dan bersyukur sempat dapat terselamatkan diri,” katanya dengan nada trauma.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian melalui Kapospol Bontoramba, Saharuddin, langsung turun mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolsek didampingi jajaran pemerintah desa, termasuk Sekretaris Desa dan anggota BPD, untuk mengumpulkan data dan keterangan dari Ridwan.
Pasca penyelidikan, aparat desa dan kepolisian berjanji akan menindaklanjuti kejadian ini kepada pihak berwenang di pemerintahan daerah agar Ridwan segera mendapatkan bantuan perbaikan rumah.
Kejadian ini kembali menekankan pentingnya perhatian pemerintah, khususnya dalam program bedah rumah, bagi warga yang benar-benar membutuhkan dan hidup dalam kondisi serba terbatas seperti Ridwan.
![]()
Penulis : Mahmud Sewang
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan