Banjir Rob Rendam Ratusan Hektar Lahan, Rizal Bawazier Desak Pemerintah Bangun Tanggul Raksasa

Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Persoalan banjir rob, kerusakan jalan, dan terendamnya ratusan hektar lahan di wilayah Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier.

Dalam kegiatan Reses di komplek Pantai Kertosari, Ulujami, pada Kamis (23/10), Rizal mendesak pemerintah pusat untuk segera membangun tanggul raksasa.

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala desa di Kecamatan Ulujami, termasuk Kades Kertosari, Blendung, Kaliprau, dan Samong, yang secara langsung menyampaikan keluhan mendesak dari warganya.

Kepala Desa Kertosari, Supriyanto, mengungkapkan bahwa banjir rob telah mencapai pemukiman, bahkan hampir seluruh pemukiman di Desa Blendung tergenang. Dampak paling parah dirasakan sektor pertanian dan pertambakan.

“Untuk lahan pertanian hampir semua, khususnya di Kertosari, itu hanya 20 persen yang masih bisa kita tanami. Kebun melati hampir semua tidak bisa kita tanami karena kena air semua,” keluhnya. “Dan untuk yang pertambakan hampir sama, Pak, yaitu hampir 100 persen tidak bisa beroperasi,” imbuh Supriyanto.

Menanggapi keluhan dari perwakilan desa, Rizal Bawazier, Anggota DPR RI dari Dapil X Jateng, menyatakan akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut. Ia secara tegas menolak solusi penanggulangan banjir rob yang bersifat sementara.

“Untuk daerah Ulujami Kabupaten Pemalang, Pekalongan Kota, sama Batang sebelah barat, itu saya minta di 2026 agar segera diwujudkan pembangunan tanggul raksasa,” ungkap Rizal Bawazier.

Dia menyatakan akan fokus mendesak Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk memprioritaskan proyek penanggulan ini.

“Kita desak terus supaya diprioritaskan. Kita enggak mau pakai Mangrove, kita maunya jenis tanggul atau Giant Sea Wall (GSW),” tegas Bos dari beberapa perusahaan ini.

Terkait pendanaan GSW, Rizal menyebut opsi sumber dana bisa berasal dari APBN atau melalui investor. Ia menjelaskan bahwa jika melibatkan investor, maka harus ada imbal balik yang bisa dimanfaatkan di sepanjang jalur rob.

“Reklamasi penanggulan rob ini apakah dananya dari APBN atau dari investor… misalnya apakah kawasan industri atau kawasan rekreasi yang bisa dimanfaatkan oleh investor tersebut,” tutupnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri PLN Clean Energy Day Run 6K, Demi Bumi yang Lebih Baik
Dandim 0612/Tasikmalaya Dukung Pembukaan BSMSS TA 2026 di Desa Jahiang 
Hari Lingkungan Hidup, Aliansi Peduli Organisasi Bakal Hijaukan 1.500 Masjid di Kota Tasikmalaya
Kelompok Tani Brigade Pangan Sungai Cenaku Terima Alat Panen Padi ‘Combine Harvester’
Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai
Gen Z Enrekang Diajak Melek Digital: Bapenda-BI Kenalkan QRIS di SMAN 2, Transaksi Cukup “Scan”
Menuju Survei Agustus 2026, Pemkab Jeneponto Matangkan Langkah Penanganan Stunting Berbasis Data
Pemdes Campang Tiga Salurkan Bantuan Pangan, 685 KPM Terima Beras dan Minyak Goreng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:11 WIB

Dandim 0612/Tasikmalaya Hadiri PLN Clean Energy Day Run 6K, Demi Bumi yang Lebih Baik

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:07 WIB

Dandim 0612/Tasikmalaya Dukung Pembukaan BSMSS TA 2026 di Desa Jahiang 

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:50 WIB

Hari Lingkungan Hidup, Aliansi Peduli Organisasi Bakal Hijaukan 1.500 Masjid di Kota Tasikmalaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:19 WIB

Kelompok Tani Brigade Pangan Sungai Cenaku Terima Alat Panen Padi ‘Combine Harvester’

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:57 WIB

Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Berita Terbaru

Berita terbaru

Ribuan KPM Desa Malangbong Terima Bantuan Pangan Non Tunai

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:57 WIB