Inovasi Minuman ‘Bang Jale’, Jurus Poltekkes dan Unsil Berdayakan KWT Teras Hejo Kampung Lengo

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Dalam upaya mendorong kemandirian masyarakat, khususnya pemberdayaan perempuan di bidang pertanian dan ekonomi keluarga, Universitas Siliwangi melalui program MBKM Proyek Kemanusiaan Pendidikan Masyarakat (Penmas) Berdampak.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dan DPPKBP3A Kota Tasikmalaya ini bertajuk Gerakan Masyarakat Mandiri Melalui Kelompok Wanita Tani (Gemar Tani).

Titik lokasinya di Kelompok Wanita Tani (KWT) Teras Hejo, Kampung Lengo, RW 10, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (11/10/2025).

Acara diawali dengan briefing panitia dan persiapan kegiatan, dilanjutkan dengan kedatangan tamu undangan, kader KWT, serta pengisian presensi peserta.

Setelah itu, kegiatan dibuka secara resmi yang diikuti dengan laporan Ketua Kelompok, serta sambutan dari Lurah Bantarsari, Kabid DPPKBP3A Kota Tasikmalaya, Ketua RW 010, dan Dosen Pembimbing Universitas Siliwangi.

Adapun kegiatan inti terdiri dari dua sesi,Materi pertama, “Peningkatan Kapasitas dan Pengembangan KWT Teras Hejo”, disampaikan oleh narasumber dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Indihiang.

Materi kedua, berupa “Demonstrasi Bang Jale” (minuman sehat berbahan dasar jahe dan jale), disampaikan oleh narasumber dari Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

Lurah Bantarsari Yanuar Yoan Nugraha mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari program P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera).

“Alhamdulillah, kita kedatangan mahasiswa dari Unsil dan Poltekkes, juga perwakilan dari Balai Penyuluh Pertanian. Ada praktik pertanian, juga praktik pembuatan minuman Bang Jale oleh Poltekkes,” kata Yanuar.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Harapannya, KWT Teras Hejo bisa lebih konsisten dan semangat untuk menghidupkan kembali KWT di wilayah ini, serta memberikan dampak positif bagi KWT lain di RW sekitar,” ujarnya lagi.

Melalui kegiatan Gemar Tani, masyarakat Bantarsari diharapkan semakin mandiri dan berdaya, khususnya kaum perempuan, dalam mendukung ketahanan pangan keluarga serta meningkatkan perekonomian rumah tangga berbasis pertanian dan olahan lokal.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum
Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas
Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan
Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029
Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama
Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis
Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama

Berita Terbaru