Dibanjiri Pengunjung, Rumah Makan Ibu Mulyana Dibandrol Lima Ribu Rupiah

Kamis, 13 Oktober 2022 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indragiri, MNP – Ditengah ekonomi yang sulit pasca Pandemi Covid 19, masih ada orang yang dermawan membantu masyarakat dengan berbagi cara.

Seperti halnya Rumah Makan Ibu Mulyana yang terletak di Jalan Aji Said Lorong Blaras Kelurahan Tembilahan kota kecamatan Tembilahan kabupaten Indragiri Provinsi Riau.

Tiap hari, rumah makan ini terus dibanjiri pelanggan, pasalnya selain masakannya enak, juga harganya dibandrol serba Rp 5000.

Ibu Mulyana, pemilik rumah makan mengatakan, dirinya berjualan hanya untuk membantu warga seperti anak sekolah, anak kos dan warga yang tidak mampu.

Wanita murah senyum ini mengaku, tidak harus pilah pilih status sosial masyarakat, karena siapapun yang datang ke warungnya akan tetap melayani pembeli.

“Makan nasi dan lauk harganya cuma 5.000. Semoga warga yang tidak mampu anak dan anak kos bisa terbantu,” ungkap Ibu Mulyana, Kamis (13/10/2022).

Pantauan MNP, para pembeli terlihat datang silih berganti untuk merasakan masakan Ibu Mulyana. Adapun, list nya Makan nasi Rp 5.000 dan kalau mau minum es teh Rp 3000.

Sementara ieu, Zulkifli suami pemilik warung menambahkan, usahanya ini sudah dijalani 15 tahun.

“Rizki tetap ada, intinya kita niat usaha sambil berbagi dengan masyarakat,” ungkap Zulkifli.

Wardi salah seorang mahasiswa mengaku sudah lama jadi langganan rumah makan Ibu Mulyana,” pokonya disini paling murah harganya se-Riau,” tandasnya. (JJ)

Loading

Berita Terkait

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan
DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare
Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26
Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang
Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Pusat Pemerintahan, Kasus Siti Nuraenun Jadi Cermin Evaluasi Data Bansos
TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:02 WIB

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 13:00 WIB

Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26

Rabu, 30 September 2026 - 10:40 WIB

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 10:33 WIB

Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

Berita terbaru

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:02 WIB

Berita terbaru

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 Sep 2026 - 10:40 WIB