Berbahaya dan Terancam Roboh, SDN Bontoramba 10 Jeneponto Keluhkan Janji Palsu Perbaikan

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) No. 10 Bontoramba, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dilaporkan rusak parah dan membahayakan keselamatan siswa.

Kerusakan yang tak kunjung diperbaiki ini membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) terganggu dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan siswa dan guru.

Kepala Sekolah SDN No. 10 Bontoramba, Hj. Bedasari, S.Ag., mengungkapkan kekesalannya kepada media pada Jumat (03/10/2025).

Ia menyebut, sudah berkali-kali pihak sekolah disurvei oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto, namun hingga kini belum ada realisasi perbaikan, melainkan hanya janji.

“Kerusakan ini sangat membahayakan bagi siswa karena sudah lama tak kunjung dapat bantuan rehab perbaikan, padahal sudah berapa kali disurvei dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto, namun sampai saat ini belum ada realisasi perbaikan, hanya dijanji saja,” ungkap Hj. Bedasari.

Ruangan yang mengalami kerusakan paling parah adalah ruang kelas satu, dua, dan tiga. Kerusakan ini membuat pihak sekolah terpaksa tidak menggunakan ruangan tersebut, khawatir sewaktu-waktu akan roboh menimpa siswa.

“Untuk sementara, KBM dialihkan dan siswa terpaksa ditempatkan di gedung perpustakaan,” katanya.

Hj. Bedasari mengaku kurang yakin bantuan akan terealisasi meskipun kembali dijanjikan sebagai skala prioritas pada tahun anggaran 2025. Keraguan ini didasari oleh pengalaman sebelumnya di mana janji survei tidak pernah berujung pada perbaikan nyata.

Namun demikian, ia sangat berharap pemerintah segera memberikan bantuan rehab berat.

“Mengingat ini sudah mulai masuk musim penghujan dan tidak akan bisa berjalan dengan baik proses belajar mengajar di sekolah dikarenakan musim hujan dapat memperparah kerusakan sekolah kami,” pungkasnya, mendesak pemerintah agar tidak mengabaikan keselamatan anak didik.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan
Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK
Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan
Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur
Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 5 November 2026 - 18:14 WIB

Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya

Kamis, 5 November 2026 - 15:17 WIB

Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terbaru