Barito Timur, MNP – Kepala Desa Janah Jari, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Dikianto, mengungkapkan kondisi daerahnya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Murenbangdes) 2025 kemarin.
Dikianto menyebut, bahwa desanya masih menjadi salah satu yang paling tertinggal di kecamatan tersebut, terutama dalam hal infrastruktur jalan. Kondisi ini sangat menghambat aktivitas warga dan menghambat laju perekonomian desa.
Diakui Dikianto, Desa Janah Jari memang masih sangat tertinggal dibandingkan dengan desa-desa lain di Kecamatan Awang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Infrastruktur jalan yang tidak memadai membuat aksesibilitas masyarakat menjadi terbatas, sehingga berdampak pada perekonomian dan kegiatan sehari-hari,” ujar Dikianto, Rabu (17/09/2025).

Menurutnya, buruknya kondisi jalan membuat warga kesulitan untuk mengangkut hasil pertanian atau beraktivitas lainnya. Hal ini secara langsung memengaruhi kualitas hidup dan kesejahteraan.
Lantaran itu, Dikianto berharap Pemerintah Kabupaten Barito Timur dapat memberikan perhatian lebih untuk pembangunan jalan di desanya.
Ia pun secara spesifik menyebut ruas jalan vital seperti Janah Jari-Hayaping dan Janah Jari-Karang Langit yang sangat membutuhkan perbaikan.
“Dengan demikian, masyarakat Janah Jari dapat merasakan peningkatan kualitas hidup dan perekonomian yang lebih baik,” pungkas Dikianto.
Perbaikan infrastruktur jalan ini diharapkan dapat membuka isolasi desa dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang selama ini terhambat.
![]()
Penulis : Yulius Yartono
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan