Genjot Ekonomi Lokal, Dinas KUKM Perindag Kota Tasikmalaya Gelar Pelatihan UMKM

Senin, 15 September 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Perindustrian, Ramdhan, S.PT, M.T

Kepala Bidang Perindustrian, Ramdhan, S.PT, M.T

Tasikmalaya, MNP – Bidang Perindustrian Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (KUKM) Perindang Kota Tasikmalaya terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para pelaku UMKM.

Hal ini diwujudkan melalui serangkaian pelatihan yang fokus pada peningkatan kualitas produk dan pemasaran komoditas unggulan.

Kepala Bidang Perindustrian, Ramdhan, S.PT, M.T, mengatakan bahwa pelatihan ini mencakup sembilan komoditas unggulan sesuai dengan Rencana Pembangunan Industri Kota (RPIK).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelatihan ini mencakup berbagai teknis seperti pembuatan alas kaki, bordir, payung geulis, konveksi (rajutan, fesyen), dan lainnya,” ungkapnya saat diwawancara diruang kerjanya, Senin (15/09/2025).

Ramdan menambahkan bahwa peserta pelatihan diserahkan kepada tiap kelurahan/kecamatan, disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing wilayah.

Menurutnya, ini sejalan dengan fokus pemerintah daerah yang mendukung Visi-Misi Wali Kota dengan adanya PELAK (Pengembangan Ekonomi Lokal Ke Wilayahan).

“Jadi kami melihat potensi apa yang perlu dikembangkan dari tiap-tiap Kelurahan, Kecamatan yang bisa diberdayakan, contohnya, di Tamansari, pelatihan difokuskan pada pengolahan kue Pie dengan bahan baku yang sesuai potensi daerah,” jelas Ramdhan.

Pastikan Adanya Pemasaran Berkelanjutan

Guna memastikan produk yang dihasilkan memiliki pasar, Ramdan menjelaskan bahwa hasil olahan peserta akan dicoba ditawarkan sebagai camilan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Jadi peserta yang dilatih itu ada pemasarannya, meskipun ke kelurahan dan kecamatan, minimal itu saja,” kata Ramdhan.

Kedepannya, Dinas KUKM Perindag juga akan mengundang narasumber yang kompeten untuk membantu menyalurkan hasil produksi, baik itu melalui penjualan langsung maupun sistem bodasan (sistem borongan).

“Biasanya, peserta pelatihan dapat uang saku, nasi dus, dan bubar. Tapi nanti, Insyaallah, pada tahun 2026 akan ditindaklanjuti dengan gebyar produk unggulan dari hasil pelatihan ini di Gedung PPIK,” jelasnya.

Ia menegaskan, pelatihan tersebut akan berkesinambungan, sebab salah satu kendala utama UMKM adalah sulitnya pemasaran meskipun produk sudah jadi.

Ramdhan berharap, pelatihan ini tidak hanya menjadi acara seremonial semata, melainkan memiliki keberlanjutan sehingga ekonomi masyarakat dapat terus berkembang.

Ia pun menyarankan agar para peserta tidak harus selalu membuka toko fisik. Khususnya untuk anak muda, kolaborasi sangat penting.

“Tidak semua wajib produksi, satu bagian pemasaran, administrasi, atau yang lainnya. Jadi ada kolaborasi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Ist

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat
Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya
Dugaan Konflik Kepentingan Mengemuka di Balik Polemik Proyek Desa Pangkan
Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:41 WIB

Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:24 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:59 WIB

Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya

Senin, 1 Juni 2026 - 11:11 WIB

Dugaan Konflik Kepentingan Mengemuka di Balik Polemik Proyek Desa Pangkan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Berita Terbaru