Ayah Bejad di Tasik Cabuli Anak Kandung, Begini Modusnya

Jumat, 7 Oktober 2022 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sorang ayah berinisial MS (39) tega mencabuli  anaknya sendiri selama tiga tahun. Diketahui pelaku adalah warga Desa, Kecamatan Pagerageung Kab Tasikmalaya provinsi Jawa Barat.

Pelaku diduga tega mencabuli anak kandungnya sendiri berumur 14 tahun selama tiga tahun, dari mulai kelas 6 SD sampai kelas 2 SMP.

Perbuatan pelaku terbongkar setelah korban menceritakan kejadian itu kepada ibunya. Merasa tidak terima perbuatan bejad suaminya, ibu korban langsung melaporkan kasusnya itu ke Polsek Pageurageung dan saat ini kasusnya dilimpahkan ke Polres Tasikmalaya Kota.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Agung Tri Poerbowo menyebutkan, pihaknya telah menerima berkas limpahan dari Polsek Pageurageung terkait kasus pencabulan yang dilakukan ayah kandung terhadap anaknya.

“Aksi pencabulan terhadap anak usia 14 tahun ini baru terbongkar pada Agustus 2022 hingga ibu kandung melaporkannya,” ungkap Agung, Kamis (06/10/2022).

Kepolisian langsung melakukan penyidikan dan meminta keterangan korban termasuk ibunya, tidak menunggu lama pihak kepolisian menangkap pelaku.

Tersangka mengaku perbuatannya di rumahnya ketika sejak anak masih duduk di kelas 6 SD hingga kelas 2 SMP. Dalam aksinya, pelaku menurunkan celana dalam korban, menciumi dan lainnya.

AKP Agung menyebut, modusnya, pelaku ini awalnya pura-pura tidur dengan korban hingga melakukan aksi bejatnya tiga tahun terakhir. Perbuatan yang dilakukan pelaku pada korban dengan menggesekan kemaluan pelaku dan kurang lebih selama sepuluh menit.

“Kami telah menyita barang bukti antara lain baju daster warna hitam polkadot putih, satu potong celana pendek warna orange, satu potong celana dalam warna coklat, dan satu potong bra warna pink. Untuk pelaku, sudah ditahan di Rutan Polres Tasikmalaya Kota,” ujarnya.

Pelaku dijerat Pasal 82 ayat 2 UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan PP pengganti UU RI No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU dan ancaman minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun penjara. (Sn).

Loading

Berita Terkait

Memimpin Sejak Dini, SD Islam Al-Jamal Tasikmalaya Gelar Pemilu Raya Ketua IKSAL Berbasis Digital
Puskesmas Cisayong Gelar Pengobatan dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia di Desa Santanamekar
Seru! Usai KKN, Mahasiswa UNSA Gelar Camp Silaturahim di Bisolloro Gowa, Lintas Fakultas Makin Kompak
Cepy Avey Perbanyak Jam Terbang, Dorong Lahirnya Pilot Tandem Putra Daerah di Pasirgowong
DPD BBC Kota Tasikmalaya Ucapkan Selamat kepada Pengurus Karang Taruna Kecamatan Mangkubumi
Diikuti 37 Peserta, Ajang Kebaya dan Batik Tasik Jadi Benteng Regenerasi Budaya
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Margaluyu Garut Gelar Tausiyah di Masjid Al-Barokah
Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:30 WIB

Memimpin Sejak Dini, SD Islam Al-Jamal Tasikmalaya Gelar Pemilu Raya Ketua IKSAL Berbasis Digital

Senin, 21 September 2026 - 12:12 WIB

Puskesmas Cisayong Gelar Pengobatan dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia di Desa Santanamekar

Senin, 21 September 2026 - 12:03 WIB

Seru! Usai KKN, Mahasiswa UNSA Gelar Camp Silaturahim di Bisolloro Gowa, Lintas Fakultas Makin Kompak

Minggu, 20 September 2026 - 20:08 WIB

Cepy Avey Perbanyak Jam Terbang, Dorong Lahirnya Pilot Tandem Putra Daerah di Pasirgowong

Minggu, 20 September 2026 - 19:19 WIB

DPD BBC Kota Tasikmalaya Ucapkan Selamat kepada Pengurus Karang Taruna Kecamatan Mangkubumi

Berita Terbaru