Bupati Jeneponto Hadiri Wisuda Sarjana XIX dan Launching IAI YAPNAS

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP — Pemerintah Kabupaten Jeneponto kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan.

Hal ini tampak dalam kehadiran langsung Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., pada Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-XIX, Rabu (30/07/2025).

Acara tersebut sekaligus Launching Institut Agama Islam (IAI) YAPNAS Jeneponto Tahun Akademik 2024/2025, yang berlangsung khidmat di Kampus IAI YAPNAS Jeneponto.

Acara bersejarah ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, Kapolres Jeneponto yang diwakili Kapolsek Tamalatea, Pimpinan Bank Sulselbar.

Hadir juga Sekretaris Wilayah VIII Sulawesi-Maluku-Papua, Ketua Yayasan beserta jajaran, civitas akademika IAI YAPNAS, para orang tua wisudawan, serta berbagai elemen masyarakat.

Prosesi wisuda menandai pengukuhan ratusan sarjana dari berbagai program studi, sekaligus menjadi momentum perubahan status kelembagaan dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) menjadi Institut Agama Islam YAPNAS.

Peresmian perubahan status ini ditandai secara simbolis oleh Bupati Paris Yasir melalui pemukulan bedug sebanyak lima kali, didampingi oleh Sekretaris Wilayah VIII, Rektor, dan Ketua Yayasan.

Dalam sambutannya, Bupati Paris Yasir menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata IAI YAPNAS dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan berbasis keislaman.

Ia menekankan pentingnya peran institusi keagamaan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Menurut Paris Yasir, transformasi dari STAI menjadi Institut ini bukan hanya perubahan status administratif, tetapi juga menjadi simbol kemajuan mutu pendidikan kita di Jeneponto.

“Ini adalah kabar baik dan menjadi kebanggaan bersama, karena semakin banyak lahir tenaga pendidik dan pemikir dari berbagai disiplin ilmu di daerah ini,” ungkap Bupati.

Paris Yasir juga mengungkapkan harapan agar peningkatan kualitas institusi pendidikan seperti IAI YAPNAS dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan rata-rata lama sekolah masyarakat Jeneponto, yang menjadi salah satu indikator penting dalam indeks pembangunan manusia (IPM).

“Kita butuh lebih banyak doktor, profesor, dan tenaga akademik berkualitas agar indeks pendidikan kita terus meningkat. Tapi bukan hanya pemerintah, seluruh stakeholder harus bersinergi: dari institusi pendidikan, perbankan, pelaku usaha, sampai masyarakat,” tambahnya.

Bupati juga menyoroti peran perempuan dalam pendidikan, khususnya sebagai ibu rumah tangga yang berpendidikan, karena pengaruh ibu terhadap anak-anak sangat dominan dalam proses tumbuh kembang.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara launching Institut Agama Islam YAPNAS Jeneponto, yang disaksikan langsung oleh Bupati.

Ia pun menegaskan bahwa Pemerintah Daerah siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan institusi ini.

Termasuk dalam bentuk bantuan sarana prasarana yang dapat disinergikan dengan program-program CSR dari PLTU, perbankan, dan pihak swasta lainnya.

“Hari ini kita wujudkan satu dukungan, ke depan kita sinergikan lebih banyak. Yang penting adalah program yang berdampak langsung, seperti pembangunan masjid, ruang kuliah, atau fasilitas penunjang lainnya,” ucapnya.

Bupati Paris Yasir menutup sambutannya dengan ucapan selamat kepada para wisudawan dan mengajak mereka untuk menjadi agen perubahan di masyarakat.

“Jadilah motor penggerak perubahan. Tak hanya di bidang keagamaan, tapi juga sosial, ekonomi, dan pendidikan. Kita semua adalah bagian dari pembangunan Jeneponto yang lebih maju dan religius,” pungkasnya.

Dengan berlangsungnya wisuda ini dan peresmian IAI YAPNAS, Kabupaten Jeneponto menorehkan tonggak penting dalam pembangunan pendidikan tinggi berbasis keislaman.

Harapannya, IAI YAPNAS dapat terus berkembang menjadi institusi unggul yang membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berintegritas.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Turnamen Badminton “Mangguntur Cup I” Resmi Digelar, Ajang Cari Bibit Atlet Bartim
MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal
SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa
Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!
Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026
Sinergi Pakpak Bharat dan Kota Subulussalam: Perjuangkan Perbaikan Jalan Koridor CPO ke Pusat
Demi Keamanan Warga, Polsek Wanaraja Amankan ODGJ Saat Patroli Malam 
Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 07:38 WIB

Turnamen Badminton “Mangguntur Cup I” Resmi Digelar, Ajang Cari Bibit Atlet Bartim

Rabu, 15 April 2026 - 22:28 WIB

MWC NU Cisayong dan Ponpes Idrisiyyah Perkuat Aswaja Lewat Yaumul Ijtima dan Halal Bihalal

Rabu, 15 April 2026 - 22:09 WIB

SMPN 2 Sukaratu Gelar Edufair Perdana, Gandeng 25 Sekolah untuk Masa Depan Siswa

Rabu, 15 April 2026 - 21:43 WIB

Usut Tuntas Hilangnya Mesin Mobil Dinas, Inspektorat: Terbukti Melanggar, Sanksi Berat Menanti!

Rabu, 15 April 2026 - 18:52 WIB

Cerdas Berliterasi, Unggul Bernumerasi: Disdik Garut Cetak Generasi Kuat Lewat LCC 2026

Berita Terbaru