Jalan AH Nasution Mangkubumi Kota Tasik Dikeruk Tapi Dibiarkan Rusak?

Selasa, 22 Juli 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kondisi Jalan AH Nasution di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, memicu keluhan warga dan pengguna jalan.

Proyek perbaikan jalan yang telah dikerjakan beberapa waktu lalu justru menjadi sumber kecelakaan.

Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh akibat permukaan jalan yang rusak parah dan tidak kunjung diperbaiki secara tuntas.

Padahal, proyek ini menggunakan anggaran yang disebut mencapai miliaran rupiah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Namun, hingga kini perbaikan baru sebatas pengerukan jalan, tanpa tindak lanjut berupa pengaspalan atau perataan kembali.

Permukaan jalan dibiarkan tidak rata, berbatu, dan berdebu, sehingga sangat membahayakan, terutama pada malam hari.

“Sudah banyak motor jatuh di sini, terutama malam-malam. Batu-batu berserakan, jalan terjal, dan nggak ada rambu peringatan. Padahal katanya ini proyek besar,” ujar Ujang (41), salah seorang pengemudi ojek online yang kerap melintasi ruas tersebut, Selasa (22/7/2025).

Menurut warga, proyek tersebut justru memperparah kondisi jalan yang sebelumnya masih bisa dilalui dengan aman.

Kini, para pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak terjerembab ke lubang atau tergelincir karena material sisa pengerjaan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat. Mereka mempertanyakan kualitas pelaksanaan proyek dan pengawasan oleh instansi terkait.

Pasalnya, selain tidak ada kejelasan soal kelanjutan proyek, papan informasi kegiatan juga tidak terlihat di lokasi pengerjaan.

“Kalau memang pakai dana miliaran, ke mana uangnya? Hasilnya mana? Ini bukan pembangunan, tapi malah bikin celaka warga. Harus ada yang bertanggung jawab,” kata Asep Setiadi ketua DPC PWRI kota Tasikmalaya

Ia mendesak Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat untuk turun langsung ke lapangan dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Menurutnya, proyek seperti ini tidak bisa dibiarkan mangkrak tanpa pengawasan dan evaluasi.

“Jangan nunggu korban jiwa baru bertindak. Jalan ini padat kendaraan setiap hari. Jangan sampai anggaran habis, tapi hasilnya nihil,” tambahnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat maupun dinas teknis terkait lainnya mengenai progres proyek dan penyebab keterlambatan pekerjaan.

DPC PWRI Kota Tasikmalaya telah mencoba menghubungi beberapa pihak terkait, namun belum mendapat respons.

Sementara itu, masyarakat berharap proyek ini segera dilanjutkan secara menyeluruh, termasuk proses pengaspalan dan penyelesaian akhir.

Mereka juga meminta pemerintah lebih terbuka dalam memberikan informasi kepada publik agar tidak menimbulkan prasangka dan kekecewaan yang lebih besar.

Jalan AH Nasution merupakan jalur vital yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Kota Tasikmalaya.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan angka kecelakaan akan terus bertambah dan merugikan warga pengguna jalan.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diskominfotik Jeneponto Gelar Sosialisasi SAQ dan Monev Keterbukaan Informasi 2026
Soal Perizinan 123 SPPG, Sajalur Desak DPRD Kota Tasikmalaya Panggil Seluruh Pihak Terkait
Kejari Bartim Tegaskan Batu Bara Lelang Bukan Lagi Sitaan, Hak Penuh di Pemenang Lelang
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Hilman Wiranata Minta Izin Tambang Diverifikasi Total
Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa
Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!
Rutan Jakpus dan LBH Kamselindo Sosialisasi KUHP Baru untuk Warga Binaan
Anggota DPRD Pemalang dr. Irma Suryani Bantu Warga Korban Rumah Ambruk di Pelutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Diskominfotik Jeneponto Gelar Sosialisasi SAQ dan Monev Keterbukaan Informasi 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Soal Perizinan 123 SPPG, Sajalur Desak DPRD Kota Tasikmalaya Panggil Seluruh Pihak Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Kejari Bartim Tegaskan Batu Bara Lelang Bukan Lagi Sitaan, Hak Penuh di Pemenang Lelang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Hilman Wiranata Minta Izin Tambang Diverifikasi Total

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa

Berita Terbaru