LSM PADI Terus Konsisten Adakan Santunan Rutin, Save Kota Tasik: Sejuta Cinta Bukan Sejuta Luka 

Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Lembaga Swadaya Masyarakat Peradaban Demokrasi Indonesia (LSM PADI) kembali menunjukkan komitmennya dalam misi sosial kemanusiaan dengan menggelar santunan rutin untuk anak yatim, fakir miskin, dan jompo,

Kegiatan ini digelar di Sekretariat LSM PADI Kota Tasikmalaya, Sabtu (28/06/2025) ini mengusung semangat “Save Kota Tasik: Sejuta Cinta, Bukan Sejuta Luka.

Kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan keberkahan untuk agenda santunan mingguan yang telah berlangsung konsisten selama hampir delapan tahun.

Ketua LSM PADI, Iwan Restiawan, menyampaikan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan Allah SWT untuk terus berbagi kepada sesama.

“Alhamdulillah, ini semua berkat izin dan rahmat Allah SWT. Kami hanya menjalankan amanah sebagai bentuk ibadah sosial. Subhanallah, kegiatan ini sudah berjalan hampir delapan tahun dan kami laksanakan setiap minggu tanpa henti bersama para anggota yang dengan sukarela membantu,” ujarnya penuh haru.

Menurut Iwan, kegiatan ini adalah bentuk nyata dari rasa kepedulian terhadap sesama yang patut dicontoh, khususnya oleh masyarakat luas dan juga pemerintah.

“Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi panggilan nurani. Kami ingin agar anak-anak yatim, fakir miskin, dan jompo di Kota Tasikmalaya bisa merasa diperhatikan dan bahagia, seperti masyarakat pada umumnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Iwan juga mengingatkan pentingnya peran serta pemerintah kota dalam mendukung kelompok rentan seperti anak yatim dan kaum dhuafa.

Ia mengutip QS. An-Nisa ayat 36 sebagai dasar pijakan moral

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.”

LSM PADI mengajak masyarakat untuk terus menebar kebaikan, memperluas kasih sayang, dan tidak lelah menjadi pelita bagi sesama.

“Karena menurut kami, Tasikmalaya harus menjadi kota dengan “sejuta cinta, bukan sejuta luka,” pungkasnya.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding
HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas
17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?
Geger Penemuan Bayi di Perum Mutiara Citra, Polisi Buru Pelaku Pembuangan
Penganiayaan Berdarah di Cisompet Garut, Kakek 74 Tahun Meninggal Dunia
Irvan Fauzi Ass, Apt, “Unang Preman Pensiun” Maju di Pilkades Sayang 2026
Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
Jaga Marwah Lembaga, Ketum DAD Bartim Minta Penyelesaian Sengketa Lahan Sesuai Koridor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:43 WIB

Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding

Rabu, 2 September 2026 - 19:09 WIB

HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 15:16 WIB

17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?

Rabu, 2 September 2026 - 14:20 WIB

Geger Penemuan Bayi di Perum Mutiara Citra, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Rabu, 2 September 2026 - 13:24 WIB

Penganiayaan Berdarah di Cisompet Garut, Kakek 74 Tahun Meninggal Dunia

Berita Terbaru