Bogor, MNP – Meriah serta semaraknya Kecamatan Expo Dramaga, dalam peringatan Hari Jadi Bogor (HJB ke-543), dinilai sukses beberapa kalangan.
Giat acara yang dipusatkan di halaman Kecamatan tadi berlangsung kondusif serta lancar dari awal giat hingga tuntas, Kamis (12/6/2025).
Acara merupakan puncak rangkaian kegiatan, yang telah digelar sebelumnya secara bertahap di seluruh wilayah kecamatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ditemui MNPotret di ruang kerjanya, Camat Dramaga, Atep Soleh Sumaryo, tegas mengungkapkan, bahwa di acara perayaan HJB kali ini dikemas full dalam konsep Bogor Expo.
“Diantaranya itu ada kreasi seni dan budaya, Gerakan Pasar Murah serta Festival Kuliner lokal gratis, pelayanan dukcapil, periksa kesehatan gratis, juga bakti sosial yang dapat dinikmati langsung manfaatnya oleh masyarakat Dramaga,” jelas Atep.
Dalam rangka HJB kali ini, dari forkopimcam Dramaga dan seluruh pemdes serta unsur masyarakat lainnya, menyelenggarakan ragam kegiatan.
Mulai dari gelaran kreasi seni-budaya, festival kuliner gratis serta gerakan pasar murah, pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan dan RSKBP juga 4 Puskesmas di Dramaga.
Selain itu, pelayanan admindukcapil, hingga pemusnahan 1.547 botol minuman keras dan 7 jerigen berupa Ciu dan Arak Bali (hasil Razia Gabungan forkopimcam Dramaga).
Masih menurut Atep, dalam rangkaian giat tersebut pun turut dilakukan layanan tera ulang, terhadap Timbangan Digital bagi Posyandu, yang difasilitasi Disdagin Pemda Kab Bogor.
Menurutnya, hal tersebut jelas penting untuk antisipasi kesalahan teknis, dalam penimbangan Balita beragam layanan kegiatan kesehatan Posyandu, yang bisa berdampak pada data penanganan stunting anak.
Atep menambahkan bahwa ada Tiga daya tarik berbeda dalam kegiatan HJB kali ini. Yakni, pelayanan adminduk, Gerakan Pasar Murah serta Festival Kuliner gratis.
Daya tarik dari layanan adminduk dimaksudkan Camat, yakni antusiasme warga penerima manfaatnya itu, yang sudah rela antri dari pukul 04 Pagi untuk mengurus Akta Lahir anaknya.
Sedangkan dalam Gerakan Pasar Murah, jelas terlihat dari laris manisnya semua produk sembako di stand, yang mencapai Tiga kali reloading produknya.
Kemudian daya tarik dalam festival kuliner gratisnya itu adalah, dari 24 item produk makanan yang disuplay 10 desa se-Kec Dramaga yang dilakukan secara sukarela.
Produk ini adalah dukungan berbagai suplayer seperti PGRI, K3S, Kuaran Pramuka Dramaga, IPSM, serta pihak Sponsor seperti Bank BJB, BRI Syari’ah dan dari Toyota Auto 2000, yang juga sudah memberikan doorprize bagi pengunjung kegiatan Expo.
Masih menurut Atep, terkait Gerakan Pasar Murah, giat kali ini merupakan gelar kali keempatnya, tetapi dengan tingkat antusiasme warga lebih tinggi dari giat serupa di tahun-tahun sebelumnya.
GPM tadi diharapkan dapat membantu masyarakatnya, dalam menghadapi naiknya harga dari beragam bahan kebutuhan pokok warganya belakangan ini.
Gerakan itu didukung subsidi resmi dari APBD Kab. Bogor senilai Rp 15 Juta/titik kegiatan Expo, yang penyaluran resminya diamanahkan ke Disdagin Kab Bogor, sebagai Dinas Pengelola Anggaran nya.
“Gerakan Pasar Murah kali ini amat terasa manfaatnya oleh penerima manfaatnya, yang membuktikan bahwa program GPM efektif, untuk menjawab kebutuhan para penerima manfaat (warga masyarakat kategori miskin atau kurang mampu : red),” tandas Atep lagi.
Di lokasi yang sama, Ketua Komisi IV DPRD Kab Bogor Fraksi PKS (Dapil 4 asal Dramaga), H. Wasto, S. Hut, ungkapkan pendapat yang senada dengan Camat tadi.
Bahwa giat tersebut sangat positif, sehingga layak buat dijadikan agenda rutin yang berkelanjutan, ditingkatkan lagi volume dan kualitasnya serta durasi waktunya, agar lebih merata efektifitasnya.
Dirinya juga mengapresiasi digelarnya ragam kegiatan di acara tersebut, sebagai wujud nyata sinergitas dan soliditas antara pemerintah dengan rakyatnya.
Berbeda, dari Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagin) Kab Bogor, Arief Rachman, SH. MH mengapresiasi hal tersebut (Giat Kecamatan Expo di Dramaga : red).
Dari sudut pandang tersendiri yang menurutnya, kegiatan serupa itu pun berlangsung serentak di Empat wilayah kecamatan lainnya, yakni di Kec. Kemang, Bojonggede, Cisarua, dan Kec. Jonggol. Yang mana di kelima lokasi berbeda tersebut pun sama meriang dan semaraknya.
Rangkaian ragam acara ini adalah upaya mendekatkan hikmah perayaan Hari Jadi Bogor (HJB Kita), ke setiap lapisan warga masyarakat.
“Karena tidak semua warga masyarakat Kab Bogor bisa hadir ke Cibinong, Kami pun berinisiatif membawa Rasa dan Euforianya, ke wilayah – wilayah hingga pelosok Kab Bogor, yang terjauh dari Ibu Kota Kabupaten,” jelasnya.
Arif pun membawa sebuah misi, menyampaikan pesan dari Bupati Bogor, yang ikut menekankan ke pentingnya kebahagiaan masyarakat di dalam menikmati perayaan HJB ini, dalam pemerataan efektifitas haknya terhadap warga di seluruh wilayah.
“Bapak Bupati ingin seluruh masyarakatnya merasakan kebahagiaan, dari Hari Jadi Bogor/HJB ini. Para Pegiat UMKM di Kab Bogor harus terus dikembangkan, tentu sebagai penopang utama perekonomian Kita, di level Kecamatan hingga wilayah – wilayah desa didalamnya,” tandas Arief.
Pada prinsipnya, pendapat dan harapan dari ketiganya itu tadi, digelarnya beragam kegiatan dalam Kecamatan Expo diharapkan tak hanya menjadi ajang hiburan atau layanan saja.
Namun harus dapat dijadikan penggerak roda perekonomian warga masyarakat bawah, melalui dukungan penuh dari pihak pemerintahan desa beserta segenap unsur warga desa, kepada para pegiat UMKM lokal di wilayahnya.
![]()
Penulis : Asep Didi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan