PAUD Formal Sunan Gunung Jati Hasilkan Peserta Didik Berkarakter

Jumat, 6 Juni 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – PAUD Formal Sunan Gunung Jati yang berlokasi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, kembali menjadi sorotan positif.

Belum lama ini lembaga pendidikan anak usia dini yang di pimpin oleh Hj. Euis Nuraisyah kini mendapat banyak apresiasi dari para orang murid dan masyarakat.

Di era zaman yang semakin kompleks, PAUD Sunan Gunung Jati tetap berkomitmen membentuk generasi muda sejak dini dengan pendekatan pembelajaran, hingga berlandaskan nilai-nilai moral, religius, dan sosial.

Hasilnya pun terlihat nyata bagi anak-anak didik mampu menunjukkan sikap sopan, percaya diri, serta memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik.

Kepala sekolah Hj. Euis Nuraisyah menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.

“Kami berusaha menanamkan nilai-nilai karakter sejak dini. Anak-anak tidak hanya diajarkan membaca dan berhitung, tapi juga bagaimana menjadi manusia yang santun, mandiri, dan bertanggung jawab,” ujarnya, Jumat (06/06/2025).

Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya melalui perwakilannya turut memberikan apresiasi.

Pasalnya, PAUD Sunan Gunung Jati kini menjadi contoh bagi lembaga serupa di kabupaten Tasikmalaya. Dedikasi tersebut datang dari para pendidik, khususnya Ibu Hj. Euis.

“Sangat luar biasa dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ujar salah satu pejabat dari Dinas Pendidikan.

Di tempat yang sama Warga sekitar pun merasa bangga memiliki lembaga pendidikan seperti PAUD Sunan Gunung Jati. Banyak orang tua yang mengaku puas dengan perkembangan anak-anak mereka setelah bersekolah di sana.

Terlebih PAUD Sunan Gunung Jati kini sudah menunjukkan, pendidikan berkarakter memang harus dimulai sejak usia dini.

“Lembaga ini bukan hanya menjadi tempat belajar, tapi juga ladang pembentukan kepribadian generasi di masa depan,” pungkas warga yang enggan disebutkan namanya.

Loading

Penulis : DHS

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru