Pakpak Bharat, MNP – Tendangan keras Sakat Banurea, Kepala Desa Salak II menandai dibukanya Turnamen Futsal Sakat Banurea CUP 1 di gedung Ajangta Futsal, desa Salak II, kecamatan Salak.
Turnamen Futsal usia 13 dan usia 15 ini resmi dimulai dan akan berlangsung hingga tiga hari kedepan.
Inisiator turnamen, Sakat Banurea, Kepala Desa Salak II mengatakan, ide penyelenggaraan turnamen ini bermula dari keprihatinan melihat anak-anak Pakpak Bharat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasalnya, Sakat Banurea menilai anak anak kesulitan dalam menyalurkan bakat dan minat mereka terhadap olah raga, khususnya sepak bola.
“Daripada asik bermain game di smartphone, keluyuran tidak menentu, lebih baik kita arahkan untuk kegiatan yang bernilai positif,” kata Sakat Banurea, Jumat (23/05/2025).

Dirinya melihat potensi anak-anak dalam olah raga ini sebenarnya sangat besar, hanya saja mereka kesulitan menyalurkan, mungkin karena kurangnya sarana dan sebagainya.
Lahirnya turnamen ini juga terinspirasi dari seorang tokoh pemuda, Brando Berutu, ketua Federasi Futsal Pakpak Bharat yang notabene mengalami kekurangan fisik.
“Meskipun dia seorang disabilitas namun kegigihannya dalam membangun oleh raga sepak bola dan futsal di Kabupaten ini sungguh begitu besar, ini saya rasa layak kita apresiasi,” jelas Sakat kemudian.
Ditempat sama, Kokmin Manik, S.Pd, M.Pd, Kepala Bidang Non Formal Dinas Pendidikan Pakpak Bharat menyebut, kegiatan ini sangat positif, mudah-mudahan kedepan bisa ditingkatkan menjadi turnamen open.
Turnamen ini lanjut Kokmin, untuk memotivasi anak-anak di seluruh Pakpak Bharat, nanti pihak Dinas akan membantu memberikan medali dan sertifikat.
“Tim-tim yang sudah hadir saat ini adalah tim-tim hebat, jiwa fighter sebagai ciri khas anak-anak Pakpak Bharat yang tangguh,” ucap Kokmin mewakili Kepala Dinas Pendidikan Pakpak Bharat.
Total 19 Tim Futsal dari seluruh Kabupaten Pakpak Bharat turut ambil bagian dalam turnamen ini. Para pemenang akan diberikan hadiah berupa tropi, piagam dan uang pembinaan.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan