Mobil untuk Istri Pejabat Dibeli, 48 Mobil Dinas Hilang Tidak Dicari?

Kamis, 22 Mei 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Polemik pengadaan mobil dinas baru untuk istri Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya menuai sorotan dari publik.

Kritikan tajam paling keras datang dari Ketua Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT), Ujang Amin yang menyebut kebijakan tersebut tidak masuk akal di tengah belum tuntasnya kasus hilangnya 48 unit kendaraan dinas milik Pemkot.

Ujang mempertanyakan urgensi dan etika pengadaan mobil dinas untuk istri pejabat di saat aset negara yang seharusnya menjadi prioritas justru belum ditemukan.

“Ini ibarat rumah kebakaran tapi malah beli sofa baru,” sindir Ujang Amin dalam keterangannya kepada media, Kamis (22/5/2025).

Dirinya sebagai pelapor hilangnya mobil dinas, berdasarkan temuan BPK tahun 2023, baru saja dimintai keterangan resmi oleh pihak Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Tasikmalaya Kota.

Berdasarkan data yang dihimpun PAMIT, dari 48 kendaraan dinas yang tercatat dalam laporan, sementara ini ada 8 kendaraan yang belum bisa diidentifikasi keberadaannya.

“Sementara dari pihak Tipikor sendiri baru mendapatkan informasi dari BPKAD bahwa yang belum bisa diidentifikasi hanya 4 kendaraan. Ini menunjukkan adanya ketidaksinkronan data, yang seharusnya segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ujang Amin mendesak Tipikor Polres Tasikmalaya Kota untuk mempercepat proses penyelidikan agar tidak ada celah bagi pelaku untuk menghilangkan jejak.

Ia juga menegaskan bahwa publik berhak tahu siapa yang harus bertanggung jawab atas hilangnya puluhan kendaraan dinas tersebut.

PAMIT menegaskan, penyelidikan harus dilakukan secara transparan dan tuntas. Jangan sampai kasus ini menguap begitu saja. Tangkap dan adili siapa pun yang terbukti lalai atau menyalahgunakan kewenangannya.

“PAMIT, mahasiswa dan masyarakat Tasikmalaya akan terus mengawal kasus ini sebagai bentuk kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga
Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi
Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan
Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’
Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK
PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab
Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga

Senin, 20 April 2026 - 13:20 WIB

Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan

Minggu, 19 April 2026 - 16:56 WIB

Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’

Minggu, 19 April 2026 - 15:33 WIB

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Berita Terbaru

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat

Berita terbaru

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Minggu, 19 Apr 2026 - 15:33 WIB