Garut Masuk Daerah Tercepat Pengangkatan ASN di Indonesia, 1.727 ASN Baru Dilantik

Selasa, 15 April 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Lapangan Oto Iskandar Di Nata, Alun-alun Garut, Selasa (15/4/2025) pagi, saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut secara resmi melantik dan mengambil sumpah sebanyak 1.727 orang.

Rinciannya, 156 CPNS yang terdiri dari 143 tenaga teknis dan 13 tenaga kesehatan, serta 1.571 PPPK yang terdiri dari 896 tenaga teknis, 599 guru, dan 76 tenaga kesehatan.

Pelantikan ini menjadi momen istimewa karena selain dihadiri suami, istri dan sanak keluarga, juga dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Prof. Zudan Arif.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pelaksanaan pelantikan tersebut.

“Sungguh suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi masyarakat Garut, artinya pada hari ini pelantikan ini dihadiri oleh orang yang sangat memiliki kontribusi dalam pelantikan hari ini,” ungkap Bupati Syakur.

Ia mengungkapkan bahwa proses pelantikan ini melalui perjalanan panjang dan penuh dinamika, khususnya terkait pengangkatan tenaga honorer yang telah lama mengabdi di lingkungan Pemkab Garut. Beberapa di antaranya bahkan sudah bekerja selama dua dekade lebih.

“Tadi saya dengar ada yang sudah 25 tahun, ada yang 20 tahun. Apapun itu, saya ucapkan terima kasih dan mohon maaf baru saat ini kami bisa memberikan penghargaan yang lebih layak,” tutur Syakur.

Syakur menegaskan bahwa keputusan pelantikan diambil melalui perhitungan yang matang dan kesiapan anggaran daerah. Menurutnya, Pemkab Garut ingin menunjukkan komitmen nyata terhadap dedikasi para tenaga honorer.

“Kami sangat menghargai terhadap dedikasi PPPK selama ini, setelah kami hitung-hitung ternyata kami bisa memenuhi yang akan dibayarkan sehingga kita laksanakan saja,” tegas Bupati Syakur.

Ia mengapresiasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas percepatan proses penetapan, sehingga pelaksanaan pelantikan dapat berlangsung pada hari ini.

“Ini karena dibuat oleh BKN jadi cepat, jadi kan kemarin itu kan agak terhambat tapi kami minta tolong BKN supaya Garut itu diprioritaskan alhamdulilah sehingga hari ini semua kita sudah dinyatakan memenuhi syarat dan dilantik,” tambahnya

Sementara itu, Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Garut, yang menurutnya termasuk dalam 9% instansi daerah tercepat di Indonesia dalam pelaksanaan pengangkatan ASN tahun ini.

Pemkab Garut telah menunjukkan gerak cepatnya dalam melaksanakan pengangkatan ASN, mengingat saat ini masih terdapat instansi di daerah lain yang belum siap melaksanakan pengangkatan ASN.

“Masih ada yang menunda sampai dengan Juni, tapi Pak Bupati (Garut) bulan April ini sudah langsung diangkat maka BKN juga bergerak cepat,” ungkap Zudan.

Ia juga menambahkan bahwa secara nasional BKN telah menyelesaikan 72% proses pemberian Nomor Induk Pegawai (NIP), dan percepatan yang dilakukan Pemkab Garut layak menjadi contoh bagi daerah lain.

“Nah jadi Garut termasuk 9% yang tercepat di seluruh Indonesia, maka kami datang memberikan apresiasi untuk itu,” tandasnya.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB