Ketum AWIBB Kecam Keras Video Viral Menteri PMD, “Wartawan Bodrek dan LSM Abal-Abal”

Minggu, 2 Februari 2025 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Video yang menayangkan statement Menteri PMD Yandri Susanto di medsos saat ini menjadi viral, seperti membangunkan macan dari tidurnya.

Bagaimana tidak, dalam video tersebut Menteri PMD menyebutkan, “Yang Paling Banyak Menggangu Kepala Desa Itu LSM dan Wartawan Bodrek

Dika Maha Putra sapaan bang Dika selaku Ketua Umum DPP Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) menyebut, sangat jelas mendengar dan menonton video viral tersebut.

“Saya sangat tersinggung dengan kalimat, “Wartawan Bodrek, tersebut, seharusnya bapak Menteri PMD yang terhormat tersebut dalam video dapat mengucapkannya menjadi Oknum Wartawan, “tegas bang Dika, Minggu (02/02/2025).

Menurutnya, kalau saat ini yang mutlak dalam video menyebutkan, Wartawan Bodrek“, itu sama saja menyinggung para Insan Pers.

“Maka saya dengan tegas meminta klarifikasi serta bukti sebagaimana yang beliau ungkapkan di video tersebut,” cetus Bang Dika.

“Ingat Bapak Menteri PMD yang kami hormati, bapak Menteri seharusnya dapat menjadi panutan masyarakat, bukan menjadi pemecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Selain itu, yang menjadi catatan AWIBB untuk Menteri PMD adalah, para wartawan atau Pers itu salah satu tugasnya menjadi cerminan para Aparatur Negara atau Pejabat Negara dan Penegak Hukum yang akan disampaikan ke masyarakat.

“Kami jelas ada Identitas/KTA Pers yang dimana kita di lindungi oleh Undang-Undang RI No 40 tahun 1999 Tentang PERS,” tutup Bang Dika.

Loading

Penulis : Erik Surya Sumantri

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dede S.IP Apresiasi Seminar Merajut Nusantara, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi
Selamatkan Petani dari Ancaman El Nino, Pemkab Enrekang Gandeng Jasindo, 1.590 Ha Padi-Jagung Dijamin Anti Gagal
Sohibul Iman Soroti Ancaman Konten Instan di Era Digital: Medsos Harus Mencerdaskan, Bukan Melumpuhkan Daya Kritis
Lumiland Dadaha, Suguhkan 5 Juta Lampu, Potensi Jadi PAD Kota Tasikmalaya
Daya Tarik Festival Lumiland Dadaha Potensi Penyumbang PAD Kota Tasikmalaya
Kepala SMPN 1 Petarukan: Pramuka Bukan Sekadar Ekskul, Tapi Pembentuk Karakter
H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga
Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:03 WIB

Dede S.IP Apresiasi Seminar Merajut Nusantara, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Selamatkan Petani dari Ancaman El Nino, Pemkab Enrekang Gandeng Jasindo, 1.590 Ha Padi-Jagung Dijamin Anti Gagal

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Sohibul Iman Soroti Ancaman Konten Instan di Era Digital: Medsos Harus Mencerdaskan, Bukan Melumpuhkan Daya Kritis

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Lumiland Dadaha, Suguhkan 5 Juta Lampu, Potensi Jadi PAD Kota Tasikmalaya

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Daya Tarik Festival Lumiland Dadaha Potensi Penyumbang PAD Kota Tasikmalaya

Berita Terbaru