Jelang Libur Panjang, Pj Bupati Garut Antisipasi Kemacetan dan Praktek Pungli

Jumat, 24 Januari 2025 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut.

Acara tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (23/1/2025).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, digelar dalam rangka menghadapi libur panjang Isra Mi’raj dan Tahun Baru Imlek.

Pada kesempatan ini, Barnas menitikberatkan terkait antisipasi kemacetan hingga pungutan liar (pungli), sehingga terwujud wisata yang aman dan nyaman bagi wisatawan.

“Tentu besok akan ada hari libur panjang, tentu Pemerintah Kabupaten Garut beserta Forkopimda perlu mempersiapkan hal-hal yang mungkin akan terjadi, misalnya kemacetan,” kata Barnas.

“Lalu kemudian ada pungli, ada aturan-aturan yang diberlakukan di hotel, jangan sampai mengganggu dengan waktu jam yang melebihi dari jam yang telah ditentukan,” ujarnya lagi.

Barnas menerangkan ada beberapa titik rawan kemacetan di Kabupaten Garut, mulai dari pintu masuk dan keluar Garut hingga di beberapa tempat wisata.

Tak hanya kerawanan kemacetan, pungli pun menjadi perhatian Pj Bupati Garut, salah satunya terkait tarif parkir yang tidak terlalu tinggi ketika hari libur datang.

Atas beberapa hal tadi, Barnas mengajak masyarakat untuk memantau dan membantu pemerintah, agar kemacetan dan pungli ini tidak menghambat perkembangan wisata di Kabupaten Garut.

Terlebih, menurutnya sektor wisata ini merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Garut.

“Kita khawatir kalau hal itu tidak diantisipasi Garut itu akan buruk citranya dan kita itu kan sebetulnya PAD-nya banyak dari wisata, kalau wisatanya ancur ya PAD Garut akan hancur,” ungkapnya.

“Jadi saya minta masyarakat saling memantau (dan) membantu terhadap kelancaran-kelancaran yang membantu pemerintah dalam menerima tamu yang akan hadir di Kabupaten Garut,” tandas Barnas.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perwakilan Biro Bogor dan Garut Meriahkan Puncak Anniversary Ke-4 Media Nasional Potret 
Rutan Pemalang Laksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-33 Tahun 2026
PPDB Memanas! Orangtua Bawa Pengacara ke Diknas Tuding Ada Kecurangan Jalur Zonasi
Cinta Tak Kenal Angka, Pemuda 22 Tahun Asal Pemalang Mantap Persunting Janda Beranak Dua
Patut Diapresiasi, Ini Langkah Nyata Kadis Dukcapil Jeneponto Akselerasi Transformasi Digital
Warga Resah, Diduga Marak Judi Togel di Kecamatan Batang Asam
Makna Mendalam Harganas ke-33 di Kabupaten Pakpak Bharat
Kondisi RTH Tamiang Layang Memprihatinkan, Fasilitas Rusak dan Terlantar Butuh Perhatian Pemda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:08 WIB

Perwakilan Biro Bogor dan Garut Meriahkan Puncak Anniversary Ke-4 Media Nasional Potret 

Senin, 29 Juni 2026 - 19:59 WIB

Rutan Pemalang Laksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional Ke-33 Tahun 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 19:52 WIB

PPDB Memanas! Orangtua Bawa Pengacara ke Diknas Tuding Ada Kecurangan Jalur Zonasi

Senin, 29 Juni 2026 - 19:17 WIB

Cinta Tak Kenal Angka, Pemuda 22 Tahun Asal Pemalang Mantap Persunting Janda Beranak Dua

Senin, 29 Juni 2026 - 18:35 WIB

Patut Diapresiasi, Ini Langkah Nyata Kadis Dukcapil Jeneponto Akselerasi Transformasi Digital

Berita Terbaru