Pemprov Sumut Gelar Rapat Evaluasi dan Sinkronisasi RTRW Kabupaten Pakpak Bharat Tahun 2025-2045

Senin, 20 Januari 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Rapat Pembahasan Evaluasi dan Sinkronisasi Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2025-2045 di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumatera Utara (20/01/2024).

Kepala Dinas PUTR Provinsi Sumatera Utara, Mulyono, ST, M.Si saat membuka kegiatan ini menjelaskan, kegiatan Penyusunan Revisi RTRW Daerah Kabupaten Pakpak Bharat ini didasari oleh beberapa urgensi baik dari sudut dinamika pembangunan maupun standar peraturan perundang-undangan.

Selain itu terang Mulyono, rapat ini telah mendapatkan persetujuan rekomendasi atas Peninjauan Kembali dan Revisi RTRW Kabupaten Pakpak Bharat yang di keluarkan oleh Kementerian ATR/BPN.

“Sehingga sangat diperlukan dilakukannya pembaharuan produk induk penataan ruang yang urgensinya mengacu kepada Terbitnya peraturan dan perundang undangan terbaru terkait tata ruang, Penetapan Lahan Baku Sawah (Ditetapkan) Tahun 2022, dan Perubahan Kawasan Hutan (Ditetapkan) Tahun 2021,” jelasnya.

Terdapat beberapa isu strategis penataan ruang kabupaten Pakpak Bharat diantaranya, Pengembangan Hutan Kapur sebagai Kawasan Kelestarian Alam.

Juga adanya rencana pengembangan Food Estate (1.348 Ha) di Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut dan (1.838 Ha) di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu dan Salak.

Dikatakan Mulyono, mulai tumbuhnya dan masuknya pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan pertambangan, perlunya peningkatan jalan di seluruh kawasan sebagai mana akses penghubung antar pusat kegiatan khususnya penghubung ke Kecamatan Pagindar.

Tak hanya itu, perlunya mitigasi terkait Bencana Longsor, khususnya pada kawasan permukiman, Perlunya mengakomodir rencana pembangunan PLTMH (Silimakuta) & PLTA (STU JEHE).

“Dan perlunya penataan dan pemanfaatan ruang yang intensif pada kawasan strategis (kawasan konservasi) dan kawasan lahan pangan, serta Perumusan Insentif dan Disinsentif pemanfaatan ruang,” beber Mulyono.

Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Pakpak Bharat diantaranya Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S. Pd, MM mewakili Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bersama sejumlah Kepala Dinas dan Kepala Badan turut menghadiri kegiatan ini.

Sekda Jalan Berutu menyebut perlu menyusun sebuah Rancangan Tata Ruang Wilayah sesuai kebutuhan dimasa yang akan datang, jangka panjang, bahwa Salak sebagai Pusat Kegiatan Lokal dengan arahan pengembangan revitalisasi kota-kota yang telah berfungsi.

“Itu perlu dikembangkan sesuai kebutuhan dari berbagai sudut pandang, baik sudut pandang ekonomi, sosial budaya, dan Fungsi dan daya dukung lingkungan hidup,” tandas Jalan Berutu.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?
Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla
BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi
Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan
Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat
Ramai Isu ‘Orang Dalam’ Atlet POPDA Pemalang, Ini Penjelasan Dindikpora Pemalang
Tepis Isu Pencemaran Lingkungan, SPPG Beji 2 Pemalang Tegaskan Limbah Dapur Disaring Ketat
Musim Durian Tiba, Ribuan Butir Ludes Diserbu Pembeli di Lapak Sirandu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:31 WIB

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?

Sabtu, 5 September 2026 - 20:44 WIB

Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

Sabtu, 5 September 2026 - 19:46 WIB

BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:07 WIB

Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WIB

Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Berita Terbaru