Lampung Utara, MNP – Ketua Laskar Lampung Adi Chandra berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) meninjau lokasi ikon Lampung Utara Tugu Payan Mas.
Pasalnya, tempat tersebut menjadi polemik pasca Video viral dan pemberitaan pembuangan sampah jajanan yang berserakan di Taman dan membuat taman menjadi kumuh, Senin (13/01/2025).
Kegiatan dan peninjauan lokasi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan tanggung jawab sebagai bentuk kepedulian terhadap taman atau ikon Lampung Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah daerah khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Tata Kota diminta harus cepat tanggap dalam mengatasi sampah taman dan tembok pembatas yang hampir runtuh. Apalagi, Taman Tugu Payan mas adalah ikon dan jantung kotabumi Lampung Utara.
Ketua Laskar Lampung Adi Chandra menyampaikan bahwa pengelolaan sampah plastik dan lain lain menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah guna menjaga kebersihan taman dan kesehatan lingkungan.
“Kita perlu memastikan bahwa adanya tempat sampah di taman mampu berfungsi optimal dalam mengelola sampah, apalagi dengan volume pembeli yang meningkat selama masa liburan,” ungkapnya.
Menurut Adi Chandra, kerjasama antar instansi dan kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga estetika Taman Tugu Payan Mas Kotabumi.
“Kami Laskar Lampung dan Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia juga berkomitmen untuk mendukung strategi jangka panjang pengelolaan sampah yang dicanangkan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Adi Chandra juga berdialog dan memberikan edukasi dengan Masyarakat yang berada di sekitar taman agar membuang sampah pada tempatnya.
Adi Chandra berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan taman dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
“Untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan Lampung Utara yang lebih bersih dan sehat,” pungkas Adi Chandra.
![]()
Penulis : Basir
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan