Tasikmalaya, MNP – Sebuah kota yang dikenal dengan kerajinan tangan dan kekayaan budayanya, mulai bersiap menyambut pergantian tahun dengan semarak.
Di penghujung Desember 2024 suasana kota tampak lebih hidup dari biasanya. Lampu-lampu hias mulai dipasang di sepanjang jalan utama seperti Jalan HZ Mustofa dan kawasan Alun-Alun Kota Tasikmalaya serta banyaknya pendatang yang berplat nomor D dan B
Ornamen tahun baru dengan berbagai warna cerah menghiasi pusat-pusat keramaian, menambah semarak menjelang malam pergantian tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga Tasikmalaya dari berbagai kalangan terlihat mulai merencanakan acara untuk menyambut momen spesial tersebut.
Sebagian memilih untuk berkumpul bersama keluarga di rumah dengan sajian sederhana.
Sementara sebagian lainnya berencana menghabiskan malam di lokasi-lokasi favorit seperti Taman Kota, Lapangan Dadaha, atau pusat kuliner khas Tasikmalaya.
Pedagang kaki lima mulai memadati area-area strategis dengan berbagai jenis jajanan tradisional, mulai dari cilok, batagor, hingga nasi tutug oncom yang menjadi kebanggaan kuliner lokal.
Tidak hanya itu, pusat perbelanjaan dan toko suvenir juga dipenuhi pengunjung yang ingin membeli keperluan untuk menyambut tahun baru, seperti terompet, topi pesta, dan kembang api.
Pemerintah Kota Tasikmalaya pun telah menyiapkan berbagai kegiatan untuk menyemarakkan malam pergantian tahun.
Konser musik, pertunjukan seni budaya, serta pesta kembang api rencananya akan digelar di beberapa titik pusat keramaian.
Selain itu, pihak kepolisian dan dinas terkait juga meningkatkan pengamanan untuk memastikan perayaan berjalan dengan aman dan tertib.
Namun, di balik euforia tahun baru, sebagian masyarakat Tasikmalaya juga merefleksikan berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang tahun ini.
Isu ekonomi, kesejahteraan sosial, dan lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama.
Banyak warga berharap tahun baru akan membawa perubahan positif dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah seorang warga, Rina (32), mengungkapkan harapannya menjelang pergantian tahun.
“Tahun ini cukup berat, terutama secara ekonomi. Tapi saya berharap tahun depan bisa lebih baik, usaha kecil kami bisa lebih berkembang, dan anak-anak bisa sekolah dengan lancar,” ujarnya, Selasa (31/12/2024).
Sementara itu, kelompok pemuda di Tasikmalaya tak mau ketinggalan dalam meramaikan suasana tahun baru.
Banyak komunitas yang mengadakan kegiatan positif seperti doa bersama, penggalangan dana untuk masyarakat kurang mampu, serta kampanye kebersihan untuk memastikan lokasi perayaan tetap bersih dan nyaman setelah acara selesai.
Di sisi lain, beberapa ulama dan tokoh agama di Tasikmalaya juga mengimbau agar masyarakat merayakan malam tahun baru dengan bijaksana.
Mereka mengingatkan pentingnya menjaga norma dan nilai-nilai keagamaan dalam setiap perayaan, serta tidak berlebihan dalam merayakan malam pergantian tahun.
Hingga saat ini, persiapan demi persiapan terus dilakukan. Jalan-jalan utama diperkirakan akan padat pada malam puncak perayaan.
Petugas kepolisian telah menetapkan beberapa titik pos pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk menghindari kemacetan parah.
Malam tahun baru di Kota Tasikmalaya bukan hanya tentang pesta dan kembang api, tetapi juga tentang refleksi, harapan, dan kebersamaan.
Di tengah gemerlap lampu dan sorak sorai warga, terselip doa-doa tulus yang dipanjatkan untuk kehidupan yang lebih baik di tahun mendatang.
Kota Tasikmalaya bersiap membuka lembaran baru, dengan semangat dan optimisme yang membara dan di tahun ini juga sesuai rencana.
![]()
Penulis : Insani Putri
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan