PJs Bupati Pakpak Bharat Serah Terima Hibah BMN Jembatan Gantung Cubancer STTU-Jehe

Jumat, 1 November 2024 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Pjs. Bupati Pakpak Bharat Dr.Naslindo Sirait menghadiri Penelitian Lapangan dan Serah Terima Hibah BMN Jembatan Gantung Cubancer di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe dari Kementerian PUPR RI, Rabu (30/10/2024).

Diketahui jembatan gantung Cubancer yang dibangun Kementerian PUPR RI telah selesai dibangun beberapa waktu lalu.

Saat itu, Franc Bernhard Tumanggor selaku Bupati Pakpak Bharat menanda tangani dokumen serah terima jembatan ini pada acara Sapa Desa di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe pada 19 September lalu. Meskipun perawatan jembatan masih menjadi tanggung jawab Kementerian terkait.

Naslindo Sirait mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat yang telah membangun jembatan gantung Cubancer sepanjang 120 meter dengan biaya sekitar 14 milyar rupiah. Jembatan ini menjadi jembatan gantung terpanjang di Sumatera Utara.

Menurut Naslindo keberadaan Jembatan ini sangat berarti bagi Pakpak Bharat terutama masyarakat Dusun Cubancer karena dengan adanya jembatan ini akan memudahkan masyarakat untuk mobilisasi orang dan barang.

Dengan adanya jembatan ink akan meningkatkan perekonomian di desa ini sekaligus juga untuk aktivitas sosial lainnya menjadi terbuka, lancar dan aman.

“Anak-anak yang ingin sekolah dan masyarakat yang ingin ke pusat kesehatan dan aktivitas kehidupan lainnya menjadi lebih lancar,” ungkapnya.

Naslindo berharap kedepan dukungan pemerintah pusat untuk pembangunan jalan dan jembatan di Pakpak Bharat mengingat kondisi geografis Pakpak Bharat yang berbukit dan lembah serta banyaknya alur sungai di butuhkan jembatan dengan spesifikasi dan mutu yang handal dan memadai,

Menurutnya, ini juga tidak cukup di bangun dari Dana Desa karena kedalaman sungai dan jurang yang sangat dalam.

Pun di APBD Kabupaten juga terbatas karena itu dukungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat sangat diharapkan untuk membangun infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan.

“Sehingga akan mempermudah akses bagi masyarakat yang pada gilirannya akan meningkatkan kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat Pakpak Bharat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid
Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal
Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia
Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 
Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?
Kader TPK Bungursari dan Sub Pos KB Harapkan Pencairan Insentif Lancar untuk BPJS
Pertamina dan Hiswana Migas Mangkir, Aliansi Lingkungan Desak DPRD Tasikmalaya Jadwal Ulang Audiensi SPBU
Keroyok Penjaga Pintu Perlintasan KA di Garut, 4 Pelaku Ditangkap Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:06 WIB

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:31 WIB

Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:11 WIB

Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?

Berita Terbaru