Hari Santri Nasional 2024, Ini Kata Ketum Indo Boxing Laga Inau

Selasa, 22 Oktober 2024 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2024 mengusung tema Menyambung juang Merangkul Masa Depan. Tiap daerah di Indonesia serentak merayakan.

Tak terkecuali Kota Tasikmalaya yang memiliki julukan kota santri, ikut memperingati yang diikuti kalangan santri, anak anak sekolah sampai masyarakat umum.

Di momen sakral ini, H. Rana Nur Alamsyah yang merupakan Ketua Umum (Ketum) Indo Boxing Laga Inau selalu mengingatkan melalui tausiahnya yang rutin dikirim melalui pesan singkat kepada kontak nomor di handphonenya.

Rana menyebut, santri adalah sosok yang memiliki peranan penting dalam masyarakat. Mereka bukan hanya sekadar pelajar yang menuntut ilmu agama, tetapi juga merupakan duta perdamaian, penggerak perubahan sosial, dan pelopor kemajuan.

Menurutnya, di dalam santri terdapat semangat juang yang tak pernah padam, semangat untuk belajar, mengabdi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Hari Santri yang kita rayakan setiap tanggal 22 Oktober adalah pengingat bagi kita semua akan peran besar santri dalam sejarah bangsa ini,” kata Rana, Selasa (22/10/2024).

Dalam konteks perjuangan kemerdekaan, para santri tak pernah absen dalam perjuangan melawan penjajahan.

Mereka berani mengangkat senjata, tak hanya dengan ilmu agama yang mereka miliki, tetapi juga dengan semangat patriotisme yang membara.

“Disinilah pentingnya kita mengenang dan menghargai jasa-jasa para santri yang telah berjuang demi kemerdekaan dan keutuhan NKRI,” sebutnya.

Kota Tasikmalaya, dengan segala keindahan dan keunikannya, telah melahirkan banyak tokoh santri yang berpengaruh.

Mereka adalah sosok-sosok yang tak hanya menginspirasi generasi penerus, tetapi juga memberikan kontribusi dalam membangun bangsa.

“Sebagai warga Kota Santri, kita memiliki tanggung jawab untuk mendukung dan mempromosikan budaya santri yang positif. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif bagi santri untuk mengembangkan potensi mereka,” ajak Rana.

Selain itu terang dia, publik maupun pemerintah perlu memberikan ruang bagi kreativitas dan inovasi, sehingga santri tidak hanya menjadi konsumen pengetahuan, tetapi juga menjadi produsen yang mampu menciptakan solusi bagi masyarakat.

“Kita juga perlu menyuarakan pentingnya nilai-nilai toleransi dan persatuan di tengah masyarakat yang beragam. Santri dibekali dengan ajaran agama yang mengedepankan adab dan saling menghormati,” ungkapnya.

Terlebih pada situasi pergantian kepemimpinan di kota Tasikmalaya ini, masyarakat membutuhkan sosok pemimpin dari kalangan santri yang mampu menciptakan kota tasikmalaya yang maju dan madani.

“Ya, kemampuan santri untuk memimpin tidak bisa dipandang sebelah mata, karena sejarah pun sudah mencatat itu,” terangnya.

Sebut saja KH. Abdurrahman Wahid, atau yang lebih dikenal dengan Gus Dur, salah satu santri terkemuka yang menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia ke-4.

Gus Dur adalah contoh nyata bahwa santri memiliki kapasitas untuk memimpin dan memberi warna terhadap perjalanan bangsa.

“Mari kita sebarkan semangat ini di Kota Tasikmalaya, agar masyarakat bisa hidup rukun meskipun berbeda-beda,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan
Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK
Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan
Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur
Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Budidayakan Timun, Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 5 November 2026 - 18:14 WIB

Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya

Kamis, 5 November 2026 - 15:17 WIB

Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Berita Terbaru