Kades Kersamanah: BLT Dana Desa Bukan untuk Bayar Pinjol atau Bank Emok

Jumat, 9 Agustus 2024 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Pemerintah Desa Kersamanah, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar Rp 600.000 untuk dua bulan, yakni bulan Juli dan Agustus 2024, Jumat (09/08/24).

Penyaluran yang dilaksanakan di Aula Desa Kersamanah tersebut dihadiri Camat Kersamanah yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Kersamanah, Opang Lesmana, S.IP., M.Si., Kepala Desa Kersamanah, Dindin Wahyudin, S.Sos., Babinsa Kersamanah, Pelda Darli, dan Kamtibnas Bripka Aris.

Dindin Wahyudin mengatakan bahwa pihak desa menyerahkan bantuan ini dengan harapan agar dapat digunakan sebaik-baiknya dan bermanfaat bagi penerima.

“Kedepannya, kami berharap seluruh masyarakat Kersamanah sejahtera sehingga bantuan seperti ini tidak lagi diperlukan,” ujar Dindin.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memasang bendera merah putih di depan rumah masing-masing menjelang peringatan Hari Besar Islam (PHBI) serta menekankan pentingnya memenuhi kewajiban membayar pajak.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kecamatan Kersamanah, Opang Lesmana, mengimbau agar bantuan ini digunakan untuk kebutuhan pokok sehari-hari dan kebutuhan penting lainnya.

“Jangan sampai digunakan untuk membayar pinjaman online (pinjol) atau bank emok, karena itu tidak diperbolehkan. Jika hal tersebut terjadi dan diketahui oleh pendamping atau pihak desa, kemungkinan besar bantuan akan dihentikan,” tegasnya.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian
Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:01 WIB

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB