Enrekang, MNP – Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Enrekang mengadakan sosialisasi tentang pengawasan partisipatif, Senin (05/08/2024).
Hadir pada acara ini ketua Bawaslu Kabupaten Enrekang Hamdan, Haslipa Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan antar Lembaga (HP2H).
Tak hanya itu, terlihat juga sebagai pemateri Deceng Rombu Sekertaris Badan Perencanaan dan penelitian Pembangunan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Enrekang dan Suardi Mardua mantan komisioner Bawaslu Kabupaten Enrekang devisi HP2H.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya Hamdan mengungkapkan, bahwa presentasi jumlah pemilih khususnya milenial termasuk yang tinggi partisipasinya pada pemilu kemarin mencapai 33%.
Lantaran itu, Bawaslu Enrekang mengoptimalkan dan menyasar pemilih pemula dan milenial untuk memaksimalkan penggalian informasi dan komunikasi.
“Seperti berdiskusi untuk saling mengajak menjadikan pemilihan pemimpin di pesta demokrasi yang jujur dan adil,” kata Hamdan di Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Jalan Jenderal Sudirman.
Ketua Panwas Kabupaten Enrekang ini meminta terkait pemilih partisipatif dan teman teman pemilih milenial yang ikut sosialisasi ini agar kedepannya dijadikan sebagai bagian dari pengawasan partisipatif.
“Karena kami di Bawaslu sangat minim personil, sehingga batuan dan partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi informasi mengenai potensi potensi pelanggaran sangat kami sangat butuhkan,” ungkapnya.
Hamdan juga berharap dengan adanya sosialisasi ini agar para pemilih milenial yang mengikuti sosialisasi Pengawasan partisipatif ini mendapatkan asupan pemahaman pemahaman.
“Ya, intinya pemahaman terkait pemilihan yang akan kita laksanakan di tanggal 27 November 2024,” pungkas Hamdan.
Hadir dalam sosialisasi ini beberapa perwakilan pelajar dari beberapa SMA di kota Enrekang serta perwakilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN).
![]()
Penulis : Mat
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan