Bawaslu Enrekang Targetkan Kaum Milenial dalam Pengawasan Pemilu Partisipatif 

Senin, 5 Agustus 2024 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Enrekang

Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Enrekang

Enrekang, MNP – Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) Kabupaten Enrekang mengadakan sosialisasi tentang pengawasan partisipatif, Senin (05/08/2024).

Hadir pada acara ini ketua Bawaslu Kabupaten Enrekang Hamdan, Haslipa Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan antar Lembaga (HP2H).

Tak hanya itu, terlihat juga sebagai pemateri Deceng Rombu Sekertaris Badan Perencanaan dan penelitian Pembangunan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Enrekang dan Suardi Mardua mantan komisioner Bawaslu Kabupaten Enrekang devisi HP2H.

Dalam sambutannya Hamdan mengungkapkan, bahwa presentasi jumlah pemilih khususnya milenial termasuk yang tinggi partisipasinya pada pemilu kemarin mencapai 33%.

Lantaran itu, Bawaslu Enrekang mengoptimalkan dan menyasar pemilih pemula dan milenial untuk memaksimalkan penggalian informasi dan komunikasi.

“Seperti berdiskusi untuk saling mengajak menjadikan pemilihan pemimpin di pesta demokrasi yang jujur dan adil,” kata Hamdan di Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Jalan Jenderal Sudirman.

Ketua Panwas Kabupaten Enrekang ini meminta terkait pemilih partisipatif dan teman teman pemilih milenial yang ikut sosialisasi ini agar kedepannya dijadikan sebagai bagian dari pengawasan partisipatif.

“Karena kami di Bawaslu sangat minim personil, sehingga batuan dan partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi informasi mengenai potensi potensi pelanggaran sangat kami sangat butuhkan,” ungkapnya.

Hamdan juga berharap dengan adanya sosialisasi ini agar para pemilih milenial yang mengikuti sosialisasi Pengawasan partisipatif ini mendapatkan asupan pemahaman pemahaman.

“Ya, intinya pemahaman terkait pemilihan yang akan kita laksanakan di tanggal 27 November 2024,” pungkas Hamdan.

Hadir dalam sosialisasi ini beberapa perwakilan pelajar dari beberapa SMA di kota Enrekang serta perwakilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN).

Loading

Penulis : Mat

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni
Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?
Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD
Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta
Warga Pertanyakan Ketidakseragaman Aturan Barcode BBM di SPBU Kota Tasikmalaya
Distribusikan 2,34 Juta Liter Air Bersih, BPBD Kota Tasikmalaya Juga Petakan Risiko Banjir
Madrasah Al Musytari Lengo Resmi Kantongi Izin Operasional Kemenag Kota Tasikmalaya
Kepemimpinan Viman-Diky Stagnan, Ketua Gapura Dukung Aksi Pemakzulan Cipayung Plus dan Poros Pelajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Warga Pertanyakan Ketidakseragaman Aturan Barcode BBM di SPBU Kota Tasikmalaya

Berita Terbaru