Jeneponto, MNP – SMKN 6 Jeneponto yang berlokasi di Desa Bangkalaloe kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan kondisinya sangat memprihatinkan.
Tidak heran, peminat pendaftar siswa baru hanya terdapat 36 orang, padahal yang tamat tahun ajaran 2023-2024 sekarang sebanyak 40 lebih orang.
Hal tersebut diungkapkan Kepala SMKN 6 Jeneponto Risna S.Pd. M.Pd saat diwawancarai media ini, Senin (08/07/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Risna mengungkapkan, mungkin dari sekian banyak sekolah se-kabupaten Jeneponto, hanya SMKN 6 termasuk paling sedikit peminatnya.
Padahal, beragam upaya dilakukan bersama para guru mendatangi tiap SMP yang berada disekitar untuk mensosialisasikan keberadaan SMKN 6 Jeneponto.
“Namun hanya dapat peminat pendaftar siswa sebanyak 36 orang saja. Mau diapa karena kami sudah berupaya maksimal tapi hanya itu hasilnya,” singkatnya.
Senada juga dikatakan oleh Bendahara Dana BOS Sulastri yang sering disapa Daeng Cawan kepada media MNP.
“Ya, karena minimnya siswa saya mengambil inisiatif untuk memberhentikan bermitra tetap (langganan tetap) media,” tuturnya.
Pasalnya terang Sulastri, karena tidak bisa di LPJ-kan masuk di penggunaan dana anggaran BOS, selain itu, seiring juga intruksi BPK secara lisan.
“BPK melarang berlangganan koran yang bukan background pendidikan dan akan dijadikan temuan,” katanya.
Sekedar diketahui, SMKN 6 Jeneponto ini berdampingan dengan SMPN 1 Bontoramba, namun sebagian besar siswanya yang tamat memilih ke sekolah lain saja yang jauh dari tempat tinggalnya.
![]()
Penulis : Mahmud Sewang
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan