Dinilai Kuat Perjuangkan Hak Rakyat, Jargon Sukabumi Ingin Ono Surono Maju di Pilkada 2024

Minggu, 30 Juni 2024 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi, MNP – Jargon Sukabumi (Jaringan Gondrong) mengadakan acara diskusi yang menarik dan tentunya menggugah nalar berfikir kita yang memiliki tema “Salahkah Pemuda berambut gondrong”.

Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu 30 Juni di café Gunung Walat Sukabumi untuk membuka mata bagaimana menyikapi hiruk pikuk social ini.

Nampak hari beberapa pemuda yang sangat kritis dan sangat menyoroti tentang rambut gondrong ini dikalangan masyarakat yang sering termarjinalkan.

Tentunya Jargon Sukabumi ini ingin berbagi prespektif tentang kondisi social yang ada yang cukup menarikn untuk dinikmati.

Bayong, Kordinator Jargon Sukabumi mengatakan, acara ini sebagai pemantik dan refleksi bagi baraya yang berambut gondrong mereka bisa berbagi sudut pandang yang menarik yang mungkin tidak pernah mengetahui apa yang dirasakan oleh baraya yang berambut gondrong.

“Harapannya acara ini akan secara continue dilaksanakan, karena gondrong bukan kriminal hanya mencintai kebebasan yang ada dan menjadi kilas balik orde baru dan masih tetep keren kok orang yang berambut Gondrong,” jelas Bayong belum lama ini.

Selain dari membahas rambut gondrong, Jargon Sukabumi pun membahas kondisi didaerahnya yang hari ini dirasakan dan harus diperbaiki bersama dengan sosok pemimpin yang kuat dalam memperjuangkan hak hak masyarakat Sukabumi.

“Nah berhubungan dengan jargon pun berterima kasih atas pak Ono Surono dan mendukung penuh beliau untuk menjadi Gubernur Jawa Barat yang asli putra daerah,” tegasnya.

“Kami percaya bahwa pak ono mampu memimpi jabar juara sebagai gubernur Jawa Barat,” tambah Bayong.

Jargon Sukabumi berkomitmen jadi wadah inklusif yang gterus melanjutkan kebaikan dan terus Bersama masyarakat yang menampung diskusi diskusi yang menarik bagi baraya yang tanggap terhadap isu social yang terjadi di sukabumi ini.”ASA”.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 
Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi

Berita Terbaru