Dijuluki “Permata Asia”, Yuk Intip Keunikan Kawasan Wisata Kota Tua

Minggu, 19 Mei 2024 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nuasa jadul Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta. (Poto: Dokpri Ahmad Sofwan)

Nuasa jadul Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta. (Poto: Dokpri Ahmad Sofwan)

Jakarta, MNP – Kota Tua Jakarta dikenal juga dengan sebutan Batavia Lama atau Old Batavia yang merupakan sebuah wilayah kecil di Jakarta yang melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Kota ini dijuluki sebagai “Permata Asia” dan Ratu dari Timur” pada abad 16 oleh para pelayar Eropa.

Kota Tua buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB dan gratis. Pengunjung baru akan dikenakan biaya jika mengunjungi salah satu museum yang ada di sana.

Pengunjung dapat melakukan berbagai macam kegiatan menarik dan mengunjungi beberapa museum yang ada di Kota Tua seperti berikut.

1. Museum Fatahillah

Museum ini merupakan ikon utama Kota Tua yang menjadi saksi dalam mencapai kemerdekaan dan meninggalkan banyak peninggalan barang dari zaman Belanda. Harga tiket masuk pengunjung cukup membayar Rp2.000 untuk anak-anak dan Rp5.000 untuk dewasa.

2. Taman Fatahillah

Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas di sini salah satunya bersepeda ontel yang disewa mulai dari Rp20.000an saja.

3. Museum Bahari

Di sini terdapat berbagai macam perahu yang digunakan pada zaman penjajahan VOC. Harga tiket masuk hanya Rp2.000 saja.

4. Pelabuhan Sunda Kelapa

Dahulu Pelabuhan ini menjadi temapat bersinggahnya kapal-kapal asing yang menghubungkan Indonesia dengan negara lain untuk kegiatan berdagang.

5. Jembatan Kota Intan

Jembatan ini merupakan jembatan gantung yang dibangun pada tahun 1628 dan tertua di Indonesia.

6. Kawasan Kali Besar

Kali ini mengalir di tengah-tengah area Kota Tua dan memiliki taman yang luas dan indah untuk dinikmati.

7. Museum Wayang

Tidak hanya dapat melihat karya seni wayang, tetapi pengunjung juga dapat menyaksikan pergelaran wayang. Harga tiket masuk hanya Rp5.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak.

Museum Seni Rupa dan Keramik, terdapat sekitar 350 lukisan dan 1.350 jenis keramik yang dapat dinikmati di museum ini. Tiket masuk seharga Rp5.000 untuk dewasa dan Rp2.000 untuk anak.

8. Toko Merah

Lokasinya sangat estetik dan banyak spot foto yang keren dengan arsitektur khas zaman kolonial. Harga tiket masuk seharga Rp10.000.

9. Magic Art 3D Museum Kota Tua

Di sini pengunjung dapat menikmati lukisan mural dari seniman Korea dan Indonesia harga tiket masuk mulai dari Rp40.000 sampai Rp80.000.

10. Museum Bank Indonesia

Pengunjung dapat mengetahui perkembangan dunia perbankan di Indonesia bahkan sebelum Belanda dan Jepang datang. Harga tiket masuk Rp5.000.

Berkunjung ke Kota Tua Jakarta sebaiknya di pagi hari sekitar jam 08.00 – 10.00 di saat cuaca tidak terlalu panas sehingga kita bisa eksplore kawasan wisata tanpa kepanasan oleh terik matahari yang menyengat.

Atau bisa juga di sore hari sampai malam, karena di malam hari akan memberikan sensasi yang berbeda. Selain cuaca yang tidak terik, bangunan-bangunan kuno di sana, memberikan kesan yang lebih magis dan eksotis di balik sorotan lampu..

Penasaran bagaimana suasana aslinya. Silahkan datang langsung berwisata. Harga tiket bisa saja nanti berbeda ketika traveler datang berkunjung ke Wisata Kota Tua.

Loading

Penulis : Ahmad Sofwan

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian
Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:01 WIB

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB