Massa Aksi Kecewa, PJ Wali Kota Tasikmalaya Tidak Hadiri Demo Kaum Buruh 

Rabu, 1 Mei 2024 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnaker Kota Tasikmalaya dihadapan massa aksi kaum buruh. (Foto: Momon Suparman)

Kepala Disnaker Kota Tasikmalaya dihadapan massa aksi kaum buruh. (Foto: Momon Suparman)

Tasikmalaya, MNP – Massa yang tergabung dalam Federasi KASBI (Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia) bersama Federasi Serikat Buruh Migas (FSBMigas) Tasikmalaya menggelar aksi di depan Balekota, Rabu (01/05/2024).

Koordinator Lapangan (Korlap) Utep Setiaman mengatakan, aksi ini sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah dan kapitalisme yang belum mampu merealisasikan aspirasi kaum buruh.

“Problemnya banyak terkait jaminan kepastian kerja, pencabutan UU Ciptakerja Omnibuslaw serta pasal turunannya, juga penghentian PHK, upah lembur. Pokoknya masih banyak yang belum terakomodir,” ucap Utep.

Dia menyebut, untuk UMR Kota Tasikmalaya sekitar Rp 2,6 juta tidak sebanding dengan harga kebutuhan sembako yang terus merangkak naik.

“Kita hanya minta upah yang adil, sesuai kebutuhan logis. Kita sudah sejahtera belum dengan harga makin tinggi? bukan kesejahteraan tapi kesengsaraan,” cetusnya.

Massa aksi juga mengaku kecewa lantaran dalam aksi May Day ini tidak dihadiri langsung oleh Pj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah sebagai pemangku kebijakan.

“Aduh, kita selalu dipandang sebelah mata, padahal sebelumnya kami sudah melakukan surat menyurat pemberitahuan, PJ Wali Kota seharusnya datang, ini buktinya tidak ada,” keluhnya.

Ditempat sama, Dudi Holidi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya menjelaskan, untuk gaji pihaknya sudah melakukan rapat dewan pengupahan kota.

“Sebenarnya kita pinginnya (gaji, red) setinggi-tingginya, tapi pengusaha juga kemampuan tidak seperti itu, makanya provinsi memberikan rumus pada akhirnya seperti tahun ini mengacu pada PP nomor 51 tahun 2023,” jelas Dudi.

Terkait tidak hadirnya PJ Wali Kota Tasikmalaya, Dudi mengaku sudah diberi tugas untuk menemui langsung peserta aksi.

“Intinya, kehadiran saya tidak mengurangi rasa hormat beliau (PJ Wali Kota, red),” pungkasnya.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Sukawening Edukasi Pelajar SMP PGRI 
Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polsek Dusun Tengah, 150 Kilogram Beras SPHP Ludes Terjual
Kapolsubsektor Paku Pimpin Groundcheck Hotspot di Desa Kalamus
Meriahkan HUT RI ke-81, Polres Pakpak Bharat Kawal Ketat Turnamen Sepak Bola Tinada Cup XIII 2026
Dua Dekade BBC: Syukuran hingga Komitmen Lahirkan Kader Mandiri di Tasikmalaya
Haol Ke-36 Pendiri Gadjah Putih, Bupati Garut Ajak Generasi Muda Lestarikan Pencak Silat
Dukung Akses Pendidikan, Mohamad Sohibul Iman Serahkan Bantuan PIP di SDN Panglayungan
PEMDA DIKEPUNG KRITIK! “Jangan Hanya Ramah ke Masyarakat, Ramah Lingkungan Juga Dong”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Sukawening Edukasi Pelajar SMP PGRI 

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polsek Dusun Tengah, 150 Kilogram Beras SPHP Ludes Terjual

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Kapolsubsektor Paku Pimpin Groundcheck Hotspot di Desa Kalamus

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Polres Pakpak Bharat Kawal Ketat Turnamen Sepak Bola Tinada Cup XIII 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Dua Dekade BBC: Syukuran hingga Komitmen Lahirkan Kader Mandiri di Tasikmalaya

Berita Terbaru

Berita terbaru

Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Sukawening Edukasi Pelajar SMP PGRI 

Senin, 3 Agu 2026 - 18:59 WIB

Barito Timur

Kapolsubsektor Paku Pimpin Groundcheck Hotspot di Desa Kalamus

Senin, 3 Agu 2026 - 18:40 WIB