Jeneponto, MNP – Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Daerah Kabupaten Jeneponto menggelar Halalbihalal, yang berlangsung di Baruga Kala’ birang Kompleks Rujab Bupati Jeneponto, Senin (29/4/2024) malam.
Turut hadir yakni Pj Bupati Jeneponto Junaedi Bakri, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Muhammad Amin, Sekda Jeneponto, para pimpinan OPD, Ketua IKA Unhas Jeneponto Abdul Rachmad.
Selain itu, hadir juga Ketum BKPRMI Jeneponto, Ketua PP Muhammadiyah, Wakil Ketua MUI Jeneponto, para Ormas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan sejumlah alumni IKA Unhas Jeneponto dari berbagai jurusan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua IKA Unhas Kabupaten Jeneponto Abdul Rachmad dalam sambutannya mengatakan, halalbihalal yang dilaksanakan kali ini adalah sebuah ajang silaturahim dengan semua stakeholder yang ada terutama sesama alumni Unhas.
“Terimakasih kepada seluruh para alumni IKA Unhas Jeneponto yang telah menyempatkan hadir dalam acara ini,” ujar Rachmad.
Pertemuan seperti ini, merupakan agenda rutin yang akan dilaksanakan IKA Unhas Jeneponto kedepan dalam rangka lebih mempererat tali silaturahim yang selama ini telah terjalin harmonis,” ujar pria yang merupakan jebolan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).
Rachmad menerangkan, halalbihalal sekaligus sebagai ajang sharing dan berkolaborasi pelaksanaan program-program pemerintah kabupaten Jeneponto.
“Terutama keterlibatan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap pembangunan daerah dan turut serta menyukseskan program pemerintah yang kita cintai,” imbuhnya.
Sementara, Pj Bupati Jeneponto Junaedi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kegiatan halalbihalal yang dilaksanakan oleh IKA Unhas Jeneponto.
“Berbahagialah yang melaksanakan kegiatan halalbihalal malam ini terutama IKA Unhas Kabupaten Jeneponto, mudah-mudahan menjadi momen yang baik dalam berkolaborasi membangun daerah Butta Turatea yang kita cintai ini,” kata Junaedi.
Oleh karena itu, lanjut dia, potensi yang ada di Jeneponto seperti energi terbarukan dengan hadirnya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) merupakan potensi yang akan mengangkat daerah yang kita cintai ini.
Terkait persoalan stunting yang masih tinggi di Jeneponto, menurut Junaedi harus dilakukan secara berjibaku dengan seluruh pihak untuk mengambil peran dalam menurunkan angka stunting.
Ia mencontohkan, pihaknya akan mengambil bagian satu kecamatan untuk mengintervensi bagaimana menurunkan angka stunting di kecamatan tersebut.
“Demikian pula semua OPD dan pemangku kebijakan lainnya jika mengambil bagian atau peran dalam menurunkan angka stunting, saya kira sangat mudah untuk menurunkan angka stunting di Butta Turatea yang kita cintai ini,” papar Junaedi.
Junaedi menyebut, pemberian makan gratis untuk program Presiden dan Wapres terpilih Prabowo-Gibran, kepada 30.000 siswa di Jeneponto akan dilakukan secara berkesinambungan dengan menyiapkan potensi lahan yang ada di Jeneponto.
Seperti halnya pisang dan pepaya. Peluang ini harus kita tangkap dengan menyiapkan setiap hari pisang atau pepaya dengan membudidayakan pada lahan yang tersedia.
“Saya kira ini sangat mudah, bagaimana caranya para alumni Unhas tidak hanya dari alumni fakultas Pertanian, fakultas lain pun saya kira bisa berbudi daya pisang dan pepaya ataupun kebutuhan tanaman lainnya yang mudah tumbuh di Jeneponto ini,” pungkas Pj Bupati Jeneponto.
Terakhir dalam acara halalbihalal IKA Unhas, Wakil Ketua MUI Jeneponto Ustadz Malikul Hakkul Mubin membawakan tauziah yang mengangkat tema pentingnya halalbihalal bagi umat Islam.
Terlebih lagi di bulan Syawal, para umat Islam di sunnahkan berpuasa 6 hari. “Jika umat muslim berpuasa 6 hari di bulan Syawal maka sama nilainya dengan berpuasa selama setahun,” tandas Malikul Hakkul Mubin.
![]()
Penulis : Mahmud Sewang
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan