Pilwalkot Tasikmalaya, Sinyal Kuat Demokrat Koalisi dengan PPP

Selasa, 2 April 2024 - 04:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sejumlah partai untuk pesta demokrasi Pilwalkot Tasikmalaya sudah mulai bergandengan membuat poros politik. Salah satunya DPC Partai Demokrat Kota Tasikmalaya.

“Kami sudah menandatangani nota kesepakatan dengan PPP,” ucap Anang Sapaat pasca Rapat Konsolidasi bersama 10 PAC se-Kota Tasikmalaya, Pengurus Harian,dan mantan-mantan caleg dalam pemilu legislatif 2024.

Dijelaskan Anang, kini tiap Partai sedang membuat tim internal khusus, selain itu dari Partai ada tim internal gabungan kedua Partai.

“Tim internal sedang melakukan komunikasi kepada kader Partai yang siap maju menjadi Wali Kota Tasikmalaya ataupun Wakil Wali Kota Tasikmalaya dalam perhelatan Pilkada kedepan,” kata Anang.

Dari calon dari Demokrat lanjut dia, sudah disiapkan Azies Rismaya Mahpud sebagai kader terbaik untuk menjadi Eksekutif dilingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Partai Demokrat fleksibel, terkait posisi bisa menjadi Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota, dan hal itu masih belum ada pembahasan yang sedang dilakukan pembahasan yakni rekomendasi dari DPP,” jelasnya.

“Soal Walikota ataupun Wakil Walikota nanti dibicarakan antar kedua partai, kalaupun ada tambahan Partai untuk berkoalisi sangat terbuka, kita masih menerima Partai yang lain,” beber Anang di salah satu Rumah Makan yang berada di bilangan Jl Letjen Mashudi, Selasa kemarin (2/4/2024).

Ditempat sama, Azies Rismaya Mahpud selaku Bakal Calon Walikota Tasikmalaya Azies Rismaya Mahpud menyebut, konstalasi politik di Kota Tasikmalaya luar biasa.

“Kehadiran saya akan menjadi bakal calon Wali Kota untuk mengabdikan sisa hidupnya untuk warga Kota Tasikmalaya,” tutur Azies.

Terkait koalisi dengan PPP, Azies memaparkan dirasa sudah clear, siapa yang menjadi Wali Kota ataupun Wakil Wali Kota, itu bisa dibicarakan lebih lanjut.

“Kita normatif saja mengikuti mekanisme yang ada dengan objektif dan jujur, karena untuk perhelatan pilkada ini tidak boleh karbitan,” ujar Azies.

Menurutnya, kriteria untuk Wali Kota sendiri itu harus memiliki branding personal yang jelas, dan ada alat ukurnya.

Namun yang paling penting lanjut Azies,  adalah pengalaman dari sosok yang mau mencalonkan diri, karena dari pengalaman itu akan mematangkan pola pikir, yang mana pengalaman jtu tidak bisa dibeli akan tetapi harus dilewati.

Diakui Azies, saat menjadi eksekutif di Pemkot Tasikmalaya, dirinya memiliki keinginan untuk fokus membenahi permasalahan air karena air itu merupakan sumber kehidupan.

“Kemudian, memberikan edukasi yang bermanfaat di cafe dan tempat makan dengan membuat tulisan misalnya, mengingatkan kepada anak muda agar ingat kepada orang tua dll,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial
Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto
Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram
Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers
Parang Melukai Pria 79 Tahun di Ampah Kota, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum dan Tempat Jual Air, Kok Bisa?
Hafal Al-Qur’an Sambil Nikmati Alam Galunggung, Aksi Keren Kelas Siswa KUCI SMPN 5 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers

Berita Terbaru