Dinilai Peduli Sesama, Yayasan PNS Juluki Ivan Dicksan Bapak Kaum Duafa

Senin, 4 Maret 2024 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sadar Berbagi Sesama Insan (Sabarisan) adalah salah satu program kegiatan dari Yayasan PNS (Padi Nusantara Sejahtera) melalui aksi santunan anak yatim, jompo dan dhuafa.

Kegiatannya diadakan dua kali dalam seminggu, salah satu buktinya 100 orang anak yatim dan jompo yang berada di Kp Kersasari wilayah pemerintahan Kel. Nagarasari Kec. Cipedes Kota Tasikmalaya, Minggu (03/03/2024).

H. Ivan Dicksan selaku Sekda Kota Tasikmalaya nampak hadir dalam acara kegiatan santunan, bahkan Lurah Nagarasari dan para Muspika pun ikut menyaksikan kegiatan santunan dari YPNS tersebut.

Hapid Abdul Rojak Ketua Yayasan PNS mengatakan, kegiatan dengan nama Sabarisan ini akan terus di laksanakan dan berusaha di tingkatkan, khususnya para penerima santunan.

“Alhamdulillah kini kita di titik ke lima dalam program Sabarisan, sebelumnya di hari Jum’at kemarin kita santunan juga di kelurahan Sukamanah dengan kuota 50 orang dan untuk saat ini ada 100 orang,” kata Hapid.

Dinilai Peduli Sesama, Yayasan PNS Juluki Ivan Dicksan Bapak Kaum Duafa

Dia menyebut, program Santunan bertema Sabarisan ini insyaallah akan terus berjalan, bahkan ditargetkan 6000 penerima santunan di program agenda Yayasan PNS.

Hapid sendiri merasa bersyukur bahwa dalam setiap kesempatan aksi santunan Ivan Dicksan sebagai pembina Yayasan PNS selalu berusaha hadir.

“Beliau sangat peduli terhadap para anak yatim, jompo dan dhuafa, oleh karena itu, kami memberi nama kepada H. Ivan Dicksan sebagai bapak Kaum Dhuafa,” ungkapnya.

YPNS sendiri mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh para agnia yang selalu memberikan sedikit rezekinya yang di titipkan kepada YPNS untuk di salurkan kepada para anak yatim, jompo dan dhuafa.

“Saya berharap dengan kita berbagi walaupun kalau dihitung tidaklah seberapa, setidaknya mengurangi beban hidup para penerima santunan,” ujarnya.

Adapun, Yayasan PNS hanya sebagai penyalur atau yang mendistribusikan santunan. “Semoga kedepan makin terus bertambah para agnia yang mau menyisihkan rejeki untuk berbagai kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkas Hapid.

Loading

Penulis : Suslia

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bupati Jeneponto Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD
Poros Rakyat dan Mahasiswa Sukapura Desak Kejaksaan Selidiki Tata Kelola Yayasan Penerima Dana MBG
Pemdes Campaka Garut Gelar Musdes LPJ BUMDes Jaya Mandiri Semester I 2026
KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?
“Domba Adu” : Saat Ulama dan HPDKI Menyatukan Agama, Budaya dan Ekonomi Umat
SMKN 6 Garut Terima Bantuan Revitalisasi Pembangun RPS Teknik Komputer dan Jaringan
Pengacara PT SJP Buka Suara Soal Tambang, Siap Tempuh Jalur Hukum, Legalitas Dokumen Tetap Minta Diuji
Kisah Haru Dede Ari Warga Lumpuh Sejak Kecil, Famili FHF Siap Salurkan Donasi Lewat Live TikTok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Jeneponto Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Poros Rakyat dan Mahasiswa Sukapura Desak Kejaksaan Selidiki Tata Kelola Yayasan Penerima Dana MBG

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pemdes Campaka Garut Gelar Musdes LPJ BUMDes Jaya Mandiri Semester I 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:54 WIB

KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:47 WIB

“Domba Adu” : Saat Ulama dan HPDKI Menyatukan Agama, Budaya dan Ekonomi Umat

Berita Terbaru

Berita terbaru

KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?

Senin, 19 Okt 2026 - 14:54 WIB