Usung Program Tarbiyah Islamiyah, Berikut Paparan Ujang Asy’ari Caleg PKB DPRD Jabar

Minggu, 28 Januari 2024 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Ujang Asy’ari, S.TH.I terus melakukan konsolidasi internal bersama para relawan, keluarga, para sahabat dan struktural partai.

Apalagi, caleg PKB ini sebagai ketua DPW BKP Jawa Barat juga ketua lembaga saksi dan pemenangan Jawa Barat, sehingga melakukan tahap awal rekrutmen sosialisasi konsolidasi dalam pembangunan infrastruktur tim pemenangan.

Pria asli orang Tasikmalaya Selatan ini kembali nyaleg untuk menumbuh kembangkan memakmurkan kabupaten maupun Kota Tasikmalaya supaya lebih maju dan makmur.

Ujang Asy’ari menyebut, yang harus kembali ditata salah satunya dari segi sumber daya manusia, perekonomian dan sumber daya alam di Tasikmalaya.

Selain itu, program Ujang Asy’ari yang paling pertama adalah Tarbiyah Islamiyah (sosial keagamaan, red) di Tasikmalaya yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah maupun dewan.

Alasan Ujang Asy’ari memilih judul sosial keagamaan, karena karakter Tasikmalaya ini gudangnya pesantren dan Diniyah, serta dominasi masyarakat petani.

“Para guru Diniyah Takmiliyah itu bisa disantuni seperti halnya kelayakannya dari segi kemakmuran, dewan jangan hanya fokus terhadap infrastrukturnya gedung,” kata Ujang Asy’ari, Sabtu malam (27/0/2024) saat mendatangi warga Kp Benda RT 03 RW 11 Kelurahan Cikalang Kec Tawang Kota Tasikmalaya.

Kemudian pelaku UKM atau para pedagang-pedagang kecil, sebab produksi Tasikmalaya sudah terkenal dengan produk lokalnya yaitu bordir, sandal terompah dan kreatifitas usaha kelompok milenial lainnya.

“Mereka perlu dibantu dari segala arah dan mengerucut kearah permodalan. Juga bagi kelompok nelayan di pesisir pantai sana yang harus bisa lebih makmur,” kata Ujang Asy’ari.

Caleg nomor urut 3 ini banyak mendengar para petani mengeluhkan mahalnya harga pupuk dan bibit, padahal secara antropologi, mayoritas masyarakat Tasikmalaya Dapil Jabar 15 adalah petani.

Lantaran itu, Ujang Asy’ari jika menjadi dewan akan mendorong melalui lobi politik anggaran untuk menangani masalah tersebut. Pasalnya, dewan adalah pelayan rakyat dan menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

“Kalau kita sudah jadi dewan, kan nanti bisa ngobrol sama Gubernur Jawa Barat, Bupati atau Wali Kota untuk sama-sama berjibaku memikirkan dapil kita,” tandas Ujang Asy’ari.

Loading

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ismail Naba Kembali Berjaya, Kreator Lokal di Balik Filosofi Modern Logo Hari Jadi Jeneponto ke-163
Tingkatkan Koordinasi, Kodim 0611 Garut Gandeng Media Jadi Mitra Strategis Pembangunan
Polsek Malangbong Hadir di Tengah Masyarakat, Ikuti Donor Darah dan Bakti Kesehatan
Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga
Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi
Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan
Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’
Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:00 WIB

Ismail Naba Kembali Berjaya, Kreator Lokal di Balik Filosofi Modern Logo Hari Jadi Jeneponto ke-163

Senin, 20 April 2026 - 17:39 WIB

Tingkatkan Koordinasi, Kodim 0611 Garut Gandeng Media Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Senin, 20 April 2026 - 17:22 WIB

Polsek Malangbong Hadir di Tengah Masyarakat, Ikuti Donor Darah dan Bakti Kesehatan

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga

Senin, 20 April 2026 - 13:20 WIB

Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi

Berita Terbaru